Program Kasuari Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz Bantu 30.000 Ekor Bibit Ikan di Yahukimo-Papua
YAHUKIMO-PAPUA, Opininews.id,- Program Kasuari adalah program Kesejahteraan anak negeri yang dilaksanakan oleh Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz melakukan kegiatan di Distrik Dekai Kabupaten. Yahukimo Provinsi Papua, Senin (7/3/2022).
Adapun kegiatan Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz pada kali ini dalam bentuk pemberian bantuan kepada warga yang mempunyai mata pencaharian mencari ikan agar dapat mengembangkan bibit ikan.
Kegiatan Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz ini akan terus berlanjut sampai masyarakat di Kabupaten Yahukimo mampu mengembangkan secara mandiri,
Dalam rangka menjadikan warga Yahukimo bukan hanya sebagai masyarakat pengkonsumsi namun juga harus bisa menjadi masyarakat yang produktif dalam bidang perikanan.
Binaan Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz diharapkan mampu menjadi penguru bagi warga masyarakat dilingkungan sekitar yang mata pencahariannya sebagai pencari ikan di Kabupaten Yahukimo.
Kasatgasres Binmas Noken menyampaikan, kegiatan program Kasuari Satgas Binmas Noken tersebut diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang cara- cara pembibitan ikan yang baik dan benar serta menggandeng dinas Perikanan maupun Instansi terkait lainnya.
“Sehingga cepat berkembang dan menghasilkan dengan kwalitas yang baik serta Program Kasuari Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, ” ujar warga Yahukimo melalui siaran pers yang diterima redaktur OPININEWS.ID di Jakarta, Senin (7/3/2022).
Selanjutnya warga masyarakat Distrik Dekai kabupaten Yakuhimo sangat menyambut positif Program Kasuari Satgas Binmas Noken dengan penuh semangat dan memahami bahwa Satgas Binmas Noken Ops Damai Cartenz yang hadir di Kabupaten Yakuhimo Provinsi Papua hanya untuk memberikan bantuan kepada warga masyarakat Yahukimo bukan datang untuk mencari masalah.
“Namun kita bersama- sama untuk mencari solusi bagaimana pemecahan dan permasalahan setiap masalah yang ada di Yahukimo dapat diselesaikan dengan menggunakan hati, emphaty dan humanis.”tandasnya ( han)
Editor : Ichsan
