Relawan Arek-Arek Jarwo Jawa Timur Jadikan Nobar Film “Budi Pekerti” Sebagai Garda Terdepan Tegaknya Moral Bangsa Indonesia

0
IMG-20240127-WA0168

JAKARTA, Opininews.id,- Relawan Arek-Arek Jarwo Jawa Timur di Surabaya menggelar Nobar film “Budi Pekerti”, untuk menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi garda terdepan tegaknya moral “Budi Pekerti” dalam menghadapi krisis moral budi pekerti di kalangan generasi muda milenial hingga para elit politik maupun calon pemimpin bangsa Indonesia kedepannya menjelang Pilpres dan Pileg di pemilu serentak 2024. 

“Mengingat, di Jawa Timur ini merupakan tempat lahir Bapak “Budi Pekerti” Proklamator RI Bung Karno, sekaligus Bapak Nasionalisme. Selain melahirkan Bung Karno,  Jawa Timur juga melahirkan Tokoh  Ulama Besar  Pahlawan Nasional pendiri Ormas Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari. Beliau pencetus moral Budi Pekerti “Resolusi Jihad” untuk  membela tanah air tercinta Indonesia dari ancaman para penjajah bangsa Asing Eropa,

“Demikian dikatakan Yuni Triana, SE, MM, Ketua Arek-Arek Jarwo Jatim, kepada sejumlah awak media termasuk OPININEWS.ID, di Acara Nobar “Budi Pekerti” di CGV Cinemas, Marvel City Mall,  Jalan Ngagel, Surabaya, Jawa Timir, Jumat sore (26/01/2024).  

Yuni mengungkapkan bahwa pihaknya sebagai relawan ( Arek-arek Jarwo) pendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Jawa Timur merasa perlu menggerakkan milenial dan Gen Z untuk nonton bareng (Nobar) film “Budi  Pekerti” ini. Sehingga,  para milenial dan  Gen Z di Jawa Timur tidak hanya dapat menauladani sikap moral “Budi Pekerti” kedua tokoh besar, yang juga keduanya adalah bapak bangsa Indonesia. 

“Kami berharap di Jawa Timur, juga akan bangkit generasi milenial dan gen Z  untuk berada di garda depan dalam menegakkan moral “Budi Pekerti” di tengah kondisi politik menjelang Pilpres dan Pileg di Pemilu serentak 2024 yang semakin menunjukkan krisis budi pekerti di baik itu kalangan generasi muda milenial hingga para elit politisi nasional,” Ungkap Yuni. 

Lebih lanjut Yuni mengatakan, sebagai masyarakat di daerah yang jauh dari pusat pemerintahan  di Jakarta, pihaknya mencermati debat Cawapres kedua pada Minggu (21/01/2024), seolah semakin menyadarkan publik betapa miris melihat kelakuan figur anak muda yang tidak mencerminkan moral “Budi pekerti’, namun dipaksa mencalonkan diri untuk memimpin 270 juta rakyat Indonesia. 

“Belum pupus kekecewaan  kita sebagai rakyat  terhadap sikap kurang sopan yang dipertontonkan Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres 02 di forum terhormat debat Cawapres tersebut..  Kini, bapak Jokowi sebagai presiden RI dengan terang-terang menyatakan presiden juga tidak dilarang mendukung salah satu pasangan calon (Paslon) dalam Pilpres 2024 ini. Kita rakyat di seluruh Indonesia jadi binggung, karena sebelumnya Pak Presiden Jokowi meminta semua ASN dan TNI serta Polri dalam pemilu harus netral,” Ujar  Yuni. 

Hal itu juga diakui Ketua Umum Jarwo Center, Budi Mulyawan sebagai wadah jejaring relawan Ganjar-Mahfud yang menaungi relawan Arek Arek Jarwo Jatim, dan banyak jejaring relawan Jarwo secara nasional maupun luar negeri.

Cepi, sapaan akrab Budi Mulyawan,  mengatakan, rasa kecewa dan bingung  terhadap diabaikannya moral “Budi pekerti” oleh para elit politik, termasuk elit istana itu dampaknya dialami secara merata rakyat di daerah-daerah sebagaimana yang dilaporkan jejaring relawan Jarwo di seluruh provinsi. 

Kata Cepi, sejak menculnya keresahan akibat tragedi paman Gibran, Anwar Usman merusak citra lembaga terhormat di Tanah Air,  Mahkamah Konstitusi (MK), lewat membuat keputusan perkara No 90/PUU-XXI/2023 yang  meloloskan Gibran sebagai Cawapres, kondisi politik Pilpres bukan semakin tenang. 

“Sikap politik di tingkat elit Istana seperti terus bikin gaduh. Kalau presiden yang masih aktif dan tidak cuti sudah terang terangan mendukung anaknya maju Cawapres, ini justru  semakin memancing kegaduhan politik”, kata Cepi, yang juga Ketua Umum Ormas Nasionalis Kombatan (Komunitas Banteng Asli Nusantara).

Karena itu, Cepi sebagai pimpinan jejaring relawan Jarwo Center, mengampanyekan pentingnya berpolitik Budi pekerti lewat menggelar Nobar di 9 provinsi. 

“Hari ini, kita fokus untuk nobar film “Budi Pekerti” di Jawa Timur.  Sebab, Jawa Timur memiliki energi tersendiri untuk menebar kesadaran Budi pekerti secara nasional. Mengingat, tokoh besar nasionalis Bung Karno dan tokoh besar religius yang pendiri Ormas Islam terbesar di Indonesia KH Hasyim As’ary dilahirkan di provinsi berpenduduk terbesar kedua setela Jawa Barat ini,” ujar Cepi. 

Selain itu  lanjut Cepi,  dukungan besar rakyat Jawa Timur, membuat pihaknya  sangat yakin pasangan Capres -Cawapres Ganjar-Mahfud menang mutlak di provinsi Jawa Timur yang merupakan tempat lahirnya Cawapres Mahfud MD ini. 

“Apalagi, Jawa Timur ini suara pemilih PDI Perjuangan  juga selalu selalu mendominasi dalam setiap Pemilu,” pungkas Cepi, pimpinan Ormas Kombatan yang ketua dewan pembinanya, Sidarto Danusubroto, Mantan Ajudan Bung Karno, yang juga Wantimpres dua periode pemerintahan Jokowi.  

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan rangkaian kegiatan Jarwo Center Nobar film “Budi Pekerti”  berikutnya  di berbagai provinsi Indonesia lainnya diputuskan serta diagendakan pada tanggal 31 Januari 2024. Yakni : Jateng di Solo, Sumatera Selatan di Palembang, Sulawesi Utara di Manado, Jawa Barat di Bandung, NTT di Kupang. 

Editor : (Red/JCI).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *