IMG-20201029-WA0160

JAKARTA,Opininews.id- Hasil racikan mantan pemain Barcaleno, Ronald Koeman membawa Barca permalukan si Nyonya Tua dalam laga tandang dimarkas Juventus, dengan skor 2-0 dalam lanjutan Grub G Liga Champion, dini hari, Kamis, (29/10/2020).

Pada laga tadang ke markas Juventus, Barcelona sangat percaya diri dan merupakan penampilan terbaik sepanjang musim ini diharapkan d Blaugrana diharapkan bisa lebih percaya diri lagi.

Gol pembuka Barcelona terjadi di menit ke-14 lewat tembakan Ousmane Dembele menjadi pembuka gol bagi Barca di menit ke-14, bola dilesatkan ke pojok kanan atas gawang Wojciech Szczesny setelah lebih dulu mengenai kaki Federico Chiesa.

Tak ketinggalan Messi mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time. Barcelona dihadiahi penalti setelah Ansu Fati dilanggar Federico Bernardeschi. La Pulga maju sebagai eksekutor dan menaklukkan Szczesny.

Seperti biasanya Barcelona sangat dominan dalam pertandingan ini. Klub asal Spanyol tersebut memiliki penguasaan bola 59 persen dan ada empat tembakan ke gawang dari 13 percobaan. Dua lainnya mengenai tiang gawang.

Anehnya sebagai tuan rumah Juventus justru melempem di laga ini. Meski punya 10 percobaan, tak ada satupun yang mengarah ke gawang.

“Kami menampilkan performa yang luar biasa melawan tim yang sangat kuat di Eropa. Kami menciptakan banyak peluang mencetak gol,” ujar Koeman seperti dikutip dari Football Italia.

“Saya senang dengan gaya sepakbola dan karakter yang ditunjukkan oleh tim. Itu adalah penampilan terbaik kami musim ini, yang pasti terlengkap. Kami mengontrol lini tengah dan Antoine Griezmann sedikit kurang beruntung, tapi dia bermain bagus,” tegas Koeman

Diketahui sampa saat ini Barcelona memimpin Grup G dengan 6 poin, diikuti Juventus dengan tiga poin.

Dikutin Dynamo Kiev dan Ferencvaros secara berurutan di posisi ketiga dan keempat dengan satu poin usai bermain imbang 2-2.

Dalam catatan pertandingan Alvaro Morata tiga kali mencetak gol, dua kali di babak pertama dan sekali di babak kedua. Namun semuanya dianulir oleh Video Assistant Referee (VAR). Selain Morata, tak ada lagi yang bisa mengancam gawang Barcelona yang dijaga eks kiper Juventus, Neto Murara.

Buruknya penampilan Juventus ditandai dengan melepaskan shot on goal. Paulo Dybala seperti ‘menghilang’ di laga ini, di mana ia gagal sekalipun mengkreasikan peluang. Chiesa dan Dejan Kulusevski juga tak mampu menjadi pemecah kebuntuan lewat sisi sayap.

Pemain belakang Juventus juga tidak menunjukan tembok yang kokoh, trio lini pertahanan yang diisi Bonucci, Merih Demiral, dan Danilo mudah saja ditembus oleh lini serang Barcelona.

Alhasil Juventus pun sampai main ‘kasar’ untuk menghentikan Barcelona, di mana ada lima kartu kuning dan satu kartu merah yang diberikan wasit kepada anak asuh Andrea Pirlo.

Dalam kondisi bermain 10 vs 11 selepas Demiral diusir, ditambah kehadiran Ansu Fati yang masih fresh di babak kedua, semakin mudahlah Barcelona membongkar pertahanan Juventus.

Kekalahan ini membuat Juventus baru 3 kali meraih kemenangan dari 7 laga yang sudah dilalui, itu pun di antaranya ada kemenangan melawan Napoli yang didapat karena lawan walk-out.

“Hasil-hasil belakangan ini memang tak sesuai standar kami. Kami tahu situasinya sulit, sekalipun kedua tim kehilangan banyak pemain, namun kami terlalu banyak melakukan kesalahan teknis sehingga memudahkan Barcelona,” kata Bonucci kepada Sky Sport Italia.(han)

Editor : ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *