DP MUI dan ACT Peduli Selamatkan Umat Seluruh Indonesia dari Ancaman Pandemi Covid 19

0
IMG-20210716-WA0286

JAKARTA, Opininews.id;- Dewan Pimpinan Pusat Majelis Ulama Indonesia (DPP MUI) bekerjasama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) mengadakan kegiatan beberapa program bakti sosial dengan tagline: “Indonesia Darurat Solidaritas” Selamatkan Umat, Bangsa dan Negara Indonesia dari Darurat Pandemi Covid 19.

Pasalnya situasi saat ini, di bulan Juli 2021 lonjakan korban Covid 19 makin naik setiap hari. Dan angka kematian semakin tinggi. Serta hal lainnya yang menjadikan suasana negeri kita tercinta Indonesia ini menjadi mencekam dan dalam keadaan darurat pandemi covid 19. “Demikian disampaikan  M. Azrul Tanjung, sebagai Sekretaris Gerakan Nasional MUI Penanggulangan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi seperti release yang di terima redaksi OPININEWS.ID di Jakarta Pusat, Jumat (16/7/2021).

Selanjutnya M. Azrul Tanjung mengutarakan, bahwa MUI sebagai “pelindung umat dan pelayan umat” tidak tinggal diam menjadi penonton dari peristiwa yang terjadi saat ini. MUI tergerak mengambil peran nyata dan kongkrit dalam situasi yang mengarah ke situasi darurat. Dan memang sebenarnya sudah masuk ke kategori. Darurat. 

Tentu saja MUI tidak bisa sendiri dalam melaksanakan tugas suci ini, MUI kemudian menggandeng , salah satunya adalah ACT. (Aksi Cepat Tanggap). Kerjasama ini terjalin dan sudah ditandatangani oleh Presiden ACT, Ibnu Hajar dan Ketua Umum MUI KH. Miftahul Ahyar, dengan beberapa program, yakni :

 Pertama Covid-19 Medical Careline, yakni sebuah layanan konsutasi kesehatan dengan dokter dan pemberian obat-obatan secara gratis. Bagi yang terkena covid. Obat akan diantar ke rumah pasien. Pada tahap pertama, khusus Jakarta dan sekitarnya.

Kedua Operasi pangan. Yakni Distribusi Operasi Pangan Gratis. Pemberian bahan pokok makanan, yakni  beras untuk terutama kepada guru- guru ngaji, penceramah agama, majelis ta’lim dan masyarakat luas yang terdampak covid dan susah mendapat makanan. Hal Ini akan dilakukan di seluruh MUI Propinsi di Indonesia. 

Dan sudah berjalan dengan melibatkan seluruh ormas Islam yang tergabung dalam wadah Majelis Ulama Indonesia. Muhammadiyah, NU, Matlaul Anwar, PERTI, Al-Itihadiyah, Al-Washliyah, Pesantren-pesantren, pengurus masjid dan lain-lain. Beras yang akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak  sebanyak1000 ton. 

Ketiga Distribusi 1000 SAPI QURBAN,  untuk masyarakat terdampak pandemic Covid 19  di Jawa dan Bali, pada hari Raya  Idul qurban 2021, juga akan dibagikan kepada guru -guru ngaji, penceramah agama, majelis ta’lim dan masyarakat luas yang terdampak covid dan susah mendapat makanan serta melibatkan seluruh ormas Islam yang tergabung dalam wadah Majelis Ulama Indonesia. Muhammadiyah, NU, Matlaul Anwar, PERTI, Al-Itihadiyah, Al-Washliyah, Pesantren-pesantren, pengurus masjid dan lain-lain.

Lebih lanjut M. Azrul TanjungMenjelaskan semua ini dilakukan oleh MUI  karena MUI memiliki tugas untuk melindungi umat, termasuk melindungi umat dari ancaman penyakit pandemi covid 19 dan bahaya kelaparan. 

Lanjutnya sebab dari ancaman penyakit covid 19 tersebut  MUI telah mengeluarkan beberapa fatwa-fatwa untuk menuntun umat dalam menjalankan ibadah sholat dan ibadah lainnya. Juga MUI bekerjasama dengan pihak lain untuk melakukan vaksinasi. Ini semua dilakukan semata- mata melindungi dan melayani umat.

Selain itu M. Azrul Tanjung, sebagai Sekretaris Gerakan Nasional MUI Penanggulangan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi, berharap, dalam ikhtiar ini MUI berbuat yang mampu dilakukan. Tentu saja tidak bisa menjangkau ke seluruh aspek yang menjadi kebutuhan umat saat ini.

“Insya Allah tentunya kita semua berharap semoga segala ikhtiar MUI dan ACT dalam rangka menyelamatkan dan melindungi umat, bangsa serta negara Indonesia ini dari ancaman pandemi Covid 19 ini.”pungkasnya (Muh Raihan Abr)

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *