Kasatpel Museum Wayang Fasilitasi Workshop Profesional Museum Diselenggarakan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta
JAKARTA,Opininews.id,- Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta bekerjasama kolaborasi dengan Yayasan Mitra Museum Jakarta (YMMJ) dan Yayasan Idea Indonesia pada hari Kamis (9/12/2021) telah selesai menyelenggarakan kegiatan 4 hari Workshop Profesional Museum dengan tema “Pelatihan dan Pengembangan SDM Museum” Yang dikuti dua belas orang tenaga penting museum- museum DKI Jakarta bertempat di Ruang Galeri Museum Wayang Kota Tua Jakarta.
Pelatihan dan Pengembangan SDM Museum tersebut dibuka secara virtual zoom oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Iwan Henry Wardhana Senin (6/12/2021) dan dihadiri Ketua Yayasan Mitra Museum Jakarta.(YMMJ). Veronica Tan. Berlangsung dalam suasana akrab namun serius sesuai dengan protokol kesehatan.
“Museum Wayang, hanya bertindak sebagai fasilitatornya. Yang menyelenggarakan adalah Yayasan Mitra Museum Jakarta (YMMJ) dan Yayasan Idea Indonesia berkolaborasi bersama Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta yaitu UP Museum Seni Jakarta,” kata Sumardi S.Sos, Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Museum Wayang, saat diwawancarai oleh sejumlah awak media massa nasional termasuk OPININEWS.ID di Kantor Museum Wayang Kota Tua Jakarta, Kamis (9/12/2021).
Lebih lanjut Kasatpel Museum Wayang Sumardi menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan dan pengembangan SDM Museum ini sangat penting diikutinya, karena berguna untuk lebih menekankan kepada Sumber Daya Museum agar lebih detail lagi mendata dan mengidentifikasi koleksi- koleksi yang ada di masing-masing Museum nya.
“Saya akui memang untuk saat ini perlu perbaikan Museum, karena kalau terdata dan tertata itu sebenarnya sudah baik, namun ini hanya lebih menekankan untuk lebih detail dalam mengidentifikasi misalnya: kerusakan, perubahan, pemeliharaan dan lain-lainnya,” ujar Kasatpel Museum Wayang Sumardi.
Selanjutnya Kasatpel Museum Wayang Sumardi berharap dengan adanya kegiatan pelatihan dan pengembangan SDM Museum ini, semoga masa depan museum lebih tertata dan terbaca lagi identifikasi tentang koleksinya dan sumber daya manusia artinya sumber daya untuk pelaksana pemegang koleksi museum ini semakin moderin.
“Saya harapkan di era modern digitalisasi sekarang ini, pastinya semua museum- museum harus mengikutinya agar lebih berkembang pesat dan maju,” ucapnya.
Sementara itu Monica selaku panitia pelaksana work shop tersebut menjelaskan, kegiatan pelatihan ini dengan menghadirkan empat Narasumber yang profesional dibidangnya salah satunya yakni dirinya sendiri yang memiliki latar belakang ahli dalam memanagemen Museum Seni Rupa.
Kemudian dimaksudkan dengan kegiatan pelatihan ini berguna untuk memberikan skill baru kepada para pekerja museum – museum di DKI Jakarta agar kedepannya dapat mengelolanya secara modern.
Menurutnya karena hal tersebut berkaitan dengan tata cara standarisasi sesuai ICOM (International Council of Museum) antara lain katalogisasi online, analisa deskripsi, dan condition report sehingga dapat memberikan nilai lebih pada koleksi museum.
Ditempat yang sama Dewie Novie, Kasatpel Museum Tekstil sebagai peserta kepada OPININEWS.ID Kamis (9/12/2021) mengatakan, pelatihan ini dirasakan sangat penting untuk pengembangan SDM museum.
“Kegiatan pelatihan ini saya anggap penting sekali terutama terkait pengelolaan koleksi mulai dari registrasi, inventarisasi, katalogisasi, laporan kondisi sebelum konservasi dan dokumentasi koleksi,”pungkasnya. ( Muh Raihan Abr).
Editor : Ichsan

