Kec.Cakung Dan Kel.Jatinegara Tertinggi Berhasil Menghimpun Dana ZIS Capai Target Sebesar Rp 1.816.387.058,-

0
IMG-20241107-WA0039

JAKARTA, Opininews.id, – Koordinator BAZNAS Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah saat ditanya sejumlah awak media termasuk OPININEWS.ID melalui pesan singkat WhatsApp, di Jakarta Timur, Rabu (6/11/2024).

ia mengungkapkan hingga awal  November 2024 ini Kecamatan Cakung beserta 7 kelurahannya berhasil menghimpun dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 1.816.387.058,- atau 141,3% dari target yang ditetapkan tahun 2024.

Dari jumlah itu ternyata hasil ZIS  Kelurahan Jatinegara mencapai Rp 358.745.000,- yang berarti sudah 214,8% dari target tahun 2024.

“Hasil ZIS tersebut tertinggi dari 7 kelurahan se Kecamatan Cakung. Sementara hasil ZIS se Kecamatan Cakung juga terbanyak dari 10 kecamatan se  Jakarta Timur, ” ungkap Eka Nafisah

“Sedangkan bila dilihat hasil pengumpulan ZIS   65 kelurahan se Jakarta Timur, Kelurahan Jatinegara ini menduduki peringkat tertinggi,” tambah Eka Nafisah.

Menurut  Eka Nafisah, Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren  Sawit hampir tiap tahunnya  bergantian menduduki dua besar dalam pengumpulan ZIS  di Jakarta Timur.
Demikian pula Kelurahan Jatinegara dan Kelurahan Penggilingan juga bergantian menduduki peringkat 1 dan 2 pengumpul ZIS terbanyak se Jaktim atau se Kecamatan Cakung.

“Akan tetapi tampaknya tahun ini Kelurahan Cakung Timur menunjukkan prestasinya.  Hingga awal November ini telah menghimpun ZIS Rp 233.607.000,-atau 190,9% dari target, ” ujar Eka Nafisah

Kemudian Ahmad Dwi Samiaji dari Seksi Pengumpulan ZIS  BAZNAS Bazis Jakarta Timur membenarkan hal itu dengan  memperlihatkan data yang dicatatnya.


Dwi Samiaji menambahkan untuk tingkat kecamatan, setelah Cakung diikuti kecamatan Duren Sawit di peringkat ke 2 dengan hasil ZISnya Rp 1.382.558.052,- atau 110,1% dari target.

Sedangkan sehari sebelumnya pada hari Selasa (5/11/2024) Plt Lurah Jatinegara Hj Jariyah mengatakan  sampai 1 November 2024 kelurahan Jatinegara ini  berhasil mengumpulkan ZIS lebih Rp 300 juta, tepatnya Rp 358.745.000,-

Padahal tanggal 2 Agustus 2024 tercatat ZISnya baru mencapai Rp 217.045.000,- atau 130% dari target Rp 167 juta.

ZIS sebesar itu berasal dari warga 161 RT dari 14 RW ditambah  perusahaan perusahaan yang ada di Kelurahan Jatinegara selaku kawasan industri.

“Kita hanya melakukan  komunikasi dan koordinasi dengan perusahaan perusahaan yang ada.  Begitu pula dengan para RT dan RW,”  Pungkas Hajjah Jariyah.

Editor : (Red/Raihan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *