Proyek Tugu Pusaka Golok Cakung Di Jakarta Timur Terus Dikebut Kejar Target Selesai Desember 2024
JAKARTA, Opininews.id, Sungguh Ironis Surya Atmadja yang lebih dikenal dengan panggilan Suhu Djadja merupakan seorang Tokoh Masyarakat Betawi pemilik pusaka Golok Cakung, warga RT 007/ RW 04 kelurahan Cakung Barat kecamatan Cakung Jakarta Timur ketika ditanya oleh sejumlah awak media termasuk OPININEWS. ID, Senin (12/11/2024) mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui terkait adanya proyek pembangunan Tugu Pusaka Golok Cakung tersebut.Lantaran dirinya mengaku enggak pernah diundang.
“Masalah tugu golok Cakung saya sendiri saja gak dapat undangan dan tidak tahu beritanya, justru saya tahu ada pembuatan Tugu pusaka Golok Cakung itupun dari orang lain dan rapat -rapatnya pun saya gak pernah di undang pak..”keluhnya.
Padahal dari catatan Sudin Kebudayaan Jakarta Timur golok Cakung milik Suhu Djadja ini termasuk yang diuji di Laboratorium Balai Konservasi Borobudur di Jawa Tengah pada tanggal 17 s/d 19 Maret tahun 2021.
Sementara itu Proyek pembangunan Tugu Pusaka Golok Cakung di Jl Dr. Soemarno , di Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur hingga Rabu (13/11/2024) sore ini dari pantauan OPININEWS.ID terlihat setelah peletakan batu pertama oleh Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar pada tanggal 16 Oktober 2024, proyek Pembangunan Tugu Golok Cakung terus berjalan sedang dikebut dan digarap oleh para pekerja tanpa henti. Pekerjaan pada bagian pedestal (dasar)nya dan bagian badan Tugunya sudah berbentuk dari rangka baja.
“Hari pertama memang dikerjakan hanya 2 orang. Tetapi hari berikutnya kami kerahkan 4 orang tiap hari. Bahkan hari ini kami kerjakan 6 orang bersama saya sendiri,” kata Abdul Wahib, mandor proyek Tugu Pusaka Golok Cakung, di lokasi tersebut Rabu (13/11/2024).
Menurut Abdul Wahib pembangunan tugu pusaka Golok Cakung ini sudah harus selesai pada bulan Desember tahun 2024 ini
“Kondisi sekarang kira – kira baru 45 persen. Dasar tugunya konstruksi batu bata dan hebel. Tugu atasnya rangka besi beton. Dan goloknya nanti dari besi,” kata Abdul Wahib lagi. Sesuai gambar rencana, seluruh tugu itu tingginya mencapai 7 meter.
Sedangkan Kepala Seksi Pelindungan Suku Dinas Kenudayaan Jakarta Timur Alex Prabowo ketika dihubungi wartawan, Senin (11/11/2024) mengakui pihaknya Senin pagi tadi sudah meninjau ke lokasi proyek tugu tersebut.
“Kasudin Kebudayaan Jakarta Timur Pak Berkah Shadaya mengharapkan medio Desember tahun 2024 ini bangunan budaya itu sudah selesai,” Ujar Alex Prabowo.
Menurut Alex Prabowo pembangunan Tugu Pusaka Golok Cakung tersebut dimulai pada Rabu (16/10/2024) dengan peksanaan peletakan batu pertama oleh pak Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar.
Menurutnya Hadir pada launching pembangunan monumen Tugu pusaka Golok Cakung tersebut diantaranya yakni Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Timur Berkah Shadaya, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) KH Luthfi Hakim, Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo dan tokoh masyarakat Jakarta Timur lainnya.
Perlu diketahui menurut catatan media online OPININEWS.ID dan media online lainnya bahwa Golok Cakung dari Jakarta Timur telah ditetapkan sebagai benda cagar budaya berdasarkan SK Gubernur DKI Jakarta nomor 91 tahun 2022.
Adapun penetapan benda cagar budaya tersebut setelah dilakukan penelitian dan pengujian 11 golok Cakung milik warga Jakarta Timur di Laboratorium Balai Konservasi Borobudur, Magelang Jawa Tengah, pada tanggal 17 s/d 19 Maret 2021.
Dari pengujian di laboratorium tersebut telah terbukti bahwa sebelas Golok Cakung itu sudah berumur 500 sampai 900 tahun dan logam goloknya mengandung meteoroid. Tercatat yang paling tua golok milik Surya Atmadja atau Suhu Djadja warga RW 04 Cakung Barat putra Dalang Betawi Almarhum Mardjuki.
Perlu diketahui juga Selain tentang Pusaka Golok Cakung, Suhu Djadja merupakan salah satu tokoh sentral masyarakat Betawi yang paling pertama kali peduli dan sangat getol menemukan dan mengupas sejarahnya secara gamblang ke berbagai media termasuk ke media online OPININEWS.ID terkait juga tentang Batu Penggilingan. Namun semuanya itu telah sirna tak ada satupun penghargaan kepada Suhu Djadja.
Editor : (Red)
