Forum Lintas Antar Grup Kerjasama Dengan ACT Salurkan Bantuan Untuk Korban Semeru

0
IMG-20211224-WA0180

JAKARTA, Opininews.id,- Untuk meringankan beban para korban gunung semeru di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, 4 Desember 2021.Forum Seluruh Komunitas Lintas Antara Grup  yang di gagas dua wanita tangguh yaitu Srikandi dan Ina Sukma Kamariba yang juga sebagai ketua panitia menginginkan seluruh anak bangsa untuk peduli terhadap bencana ini sehingga kami adakan galang dana Peduli Semeru sampai 3 Januari 2022.

Menurut S Nur DJ pertemuan ini adalah pertemuan silahturahmi yang dikemas dengan acara pentas musik seni budaya namun yang diutamakan kegiatan sosialnya.

“Kegiatan ini untuk korban bencana Semeru di Lumajang Jawa Timur. Namun sebelumnya sudah  empat kalinya penggalangan bantuan korban bencana  alam ini seperti di Aceh korban Tsunami, Donggala serta korban kebakaran dan tanah longsor, ujar S Nur DJ biasa disapa Bunda Srikandi salah satu penggagas Forum Lintas Antar Grup kepada sejumlah media termasuk OPININEWS.ID, belum lama ini di Jakarta.

Dikatakan Bunda Srikandi selama penggalangan dana ini sudah terkumpul Rp 15.000.000 dan akan bekerja sama dengan ACT.

“Tentu untuk merealisasikan bantuan ini akan bekerja sama dengan ACT (Aksi Cepat Tanggap) yang bergerak dilapangan dan bersentuhan langsung dengan korban bencana gunung semeru,” terangnya.

Sementara itu Mustafa MY menyatakan pengalaman ACT yang sudah 16 tahun sejak 2005  dan sudah mencakup 70 negara dibidang sosial dan kemanusian akan membantu penyalurannya karena pengalaman sebelumnya baik di Aceh Tsunami, Mamuju Sulbar, NTT dan sekarang bencana alam gunung semeru.

  “Ada beberapa tahapan yang harus dituntaskan seperti emergensi, evakuasi lebih kurang 14 hari dan assesment untuk recovery dan merekontruksi kembali kehidupan masyarakat yang berdampak korban bencana,”ujar Mustafa MY atau biasa disapa Abu Panglima selaku Ketua ACT.

Selain merecovery ekonomi masyarkat korban bencana tambah Mustafa ACT juga punya program gerakan wakaf ekonomi semisal wakal sawah produktif untuk jangka panjang.

“Jadi pola-pola ini adalah menggerakan kedermawan masyarakat Indonesia maupun global dengan mengirimkan proposal ke NGO yang ada koneksi dengan pihak ACT,” terangnya.  

Dikatakan Mustafa diharapkan para dermawan  terutama dari Indonesia maupun dunia dapat ikut berpartisipasi terutama para donatur jaringan ACT.

“Bahwa ada 70 persen dana masyarakat yang dikelola ACT,”tandasnya.(han)

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *