Baznas Bazis Jaktim Berikan Bantuan Warung Z-Mart Kepada 65 Mustahik Pemilik Usaha Mikro

0
IMG-20220102-WA0003

JAKARTA, Opininews.id,-Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah mengatakan ada 65 mustahik pemilik usaha mikro yang terdaftar di Jskarta Timur yang akan mendapat bantuan warung Z-mart program Baznas Bazis DKI Jakarta, tahun 2021 sudah didaftarkan yang sementara ini belum sepenuhnya direalisasikan,

“Karena kami perkirakan bantuan untuk Warung Z-Mart tersebut akan direalisasikan secara bertahap pada tahun 2022 ini,” ujarnya.

Sementara itu Riyanto warga RT 008/01 Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, ketika dihubungi sejumlah awak media massa termasuk OPININEWS.ID  pada bulan Desember  akhir tahun 2021 baru-baru ini, dirinya sangat berharap bantuan warung Z-Mart  dari Baznas Bazis DKI segera terealisasai,

“Saya masih sabar menunggu pak meskipun bantuannya belum turun,” ungkapnya.

Sedangkan Koordinator Baznas Bazis Jakarta Utara Wisnu mengakui ada 17 orang mustahik di wilayah kerjanya yang menerima bantuan Z-mart.

“Tapi itu langsung dari Baznas Bazis tingkat Provinsi DKI,”ucapnya

“Seperti diketahu bahwa Baznas Bazis DKI Jakarta  tahun 2021/2022  memberikan bantuan kepada 289 mustahik se DKI Jakarta senilai Rp 7 Juta/ orang. Bantuan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para mustahik yang memiliki usaha mikro menjadi warung Z-mart.” Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua II Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta, H Saat Suharto, Jumat (31/12/2021).

Lebih lanjut Saat Suharto menjelaskan,  mereka itu sebelumnya dilatih selama 3 hari untuk mengubah _mindset_ para pemilik warung tersebut.

“Mereka dilatih membuat perencanaan usaha, budgetting, hingga penataan tempat, dan lain-lain,”ujar Saat Suharto.

Lanjutnya para penerima manfaat ini, memperoleh branding berupa perbaikan tempat usaha, freezer, serta barang dagangan. Kepada mereka juga dilakukan pendampingan selama satu tahun. 

“Setelah melakukan uji coba dan perkembangan yang cepat dari masyarakat terkait kebiasaan baru belanja secara online dan makanan frozen food,  maka pada tahun 2021 dan 2022 ini kami lebih mengembangkan gerai fresh food BEEPOINT yaitu Baznas Bazis  Entrepreneur  Empowerment Point, yang menyediakan makanan segar dan makanan beku,” ungkapnya.

Lanjut Saat Suharto, maka selanjutnya kami berikan contoh seperti  ayam utuh dan parting, serta ada yang sudah berbumbu, daging sapi, dan olahan ikan,

“Makanya pada program BEEPOINT tersebut  para mustahik mendapatkan branding, freezer dan makanan beku yang di jual,”jelasnya.

Kemudian dari pengalaman tahun 2021, telah berjalan dengan sangat bagus.”Bahkan dapat menjaga harga ayam dan daging lebih stabil,” imbuh Saat Suharto yang membawahi bidang pendistribusian dan pendayagunaan Baznas Bazis DKI Jakarta Ustadz Sholeh.

Selanjutnya Saat Suharto Melengakapi keterangan  Kepala Seksi Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Dipo Gustirab  menyebutkan seluruh DKI Jakarta ada 289 orang mustahik yang mendapat bantuan modal @ Rp 7 juta serta pelatihan.

Rinciannya, untuk Jakarta Barat paling banyak yaitu 121 orang penerima bantuan Z-mart, Jakarta Timur 65, Jakarta Selatan 59, Jakarta Pusat 27 dan Jakarta Utara paling sedikit hanya 17 orang.

 Sementara itu Kepala Seksi Pendayagunaan Baznas Bazis DKI Dipo Gustirab , ketika ditanya sejumlah awak media termasuk OPININEWS.ID, Minggu (2/01/2022). mengenai Z-Mart di Jakarta Timur. Dirinya menjelaskan untuk bantuan Z-mart di wilayah Jakarta Timur, pada hari Sabtu (1/01/2022) kemaren,  sudah mulai ada yang dikirim pendistribusian bantuan untuk Z-Mart di 10 titik.

“Disamping Jakarta Timur  saat ini juga sedang pengiriman ke Jakarta Barat, dan Jakarta Utara. Sedangkan untuk pelatihan insyaAllah di tahun 2022 ini  kita akan adakan Pak,”tandasnya. (Muh Raihan Abr)

Editor :Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *