Cakung, Cipayung dan Condet Diusulkan Jadi Kampung Budaya Jakarta Timur

0
IMG-20220307-WA0133

JAKARTA, Opininews.id,-Wilayah Kecamatan Cakung, Kecamatan Cipayung dan Condet di Kecamatan Kramat Jati  diusulkan oleh Sudin Kebudayaan Jakarta Timur untuk menjadi Kampung Budaya Jakarta Timur. 

Usulan tersebut didasarkan pada potensi budaya masing masing wilayah kecamatan tersebut yang cukup besar.Pembahasannya dilakukan dalam rapat Pemko Administrasi Jakarta Timur di kantor Walikota Jaktim, Jumat (4/3/2022).

Asisten Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Timur Ahmad Salahuddin mengungkapkan hal itu di  kantornya ketika dihubungi sejumlah awak media termasuk OPININEWS.ID, Senin (7/3/2022).

Diakui oleh  Asisten Kesra, usulan tersebut dibahas dalam rapat yang  dipimpin bersama semua pihak terkait terutama dengan Sudin Kebudayaan Jakarta Timur.

Hasilnya positip. “Tinggal  tunggu perkembangan lebih lanjut, terutama dari  Sudin Kebudayaan Jaktim,” kata Salahuddin.

Kepala Seksi Pelindungan Sudin Kebudayaan Jakarta Timur Iyan Iskandar Minggu (6/3/2022) mengungkapkan usulan itu.

“Rapat masalah Kampung Budaya dipimpin Asisten Kesra Jakarta Timur Ahmad Salahuddin Jumat yang lalu,” tambahnya.

Menurut Iyan Iskandar untuk dijadikan Kampung Budaya syaratnya harus memilki potensi budaya cukup besar.

“Kecamatan Cakung memiliki potensi budaya besar. Di wilayah kecamatan  ini ada peninggalan Benteng 9 di  Kelurahan Rawa Terate dan batu penggilingan tebu di Kelurahan Penggilingan,” kata Iyan.

Sedangkan Condet sejak zaman Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin tahun 1966 – 1977 sudah ditandai sebagai wilayah budaya Betawi yang kental dengan banyak kebun salak dan duku.

“Potensi Condet adalah seni budaya asli masih dilestarikan di kawasan ini,” imbuh Iyan lagi.

 Sementara Cipayung juga  berpotensi besar  dijadikan Kampung Budaya karena memiliki  banyak danau sehingga mendapat julukan Kampung Seribu Danau.

Menurut Iyan Iskandar, Asisten Kesra Kota Administrasi Jakarta Timur Ahmad Salahudin merespon positif usulan tersebut.

Usulan akan diintegrasikan dengan data data yang diperoleh  dari unsur kelurahan, kecamatan dan OPD terkait. 

Kampung Budaya Betawi meliputi beberapa kriteria  antara lain sistem sistem  kepercayaan, kesenian, mata pencaharian dan sistem lingkungan tata ruang dan arsitektur.

Kasubbag Dikmental Bagian Kesra Jakarta Timur Dwi Busara saat dihubungi OPININEWS.ID mengakui pihaknya juga ikut rapat Kampung Budaya tersebut, 

“Iya betul saya ikut rapat Kampung Budaya sampai sore pada hari Jumat yang lalu, “pungkasnya.  (Muh Raihan Abr)

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *