Sambut HUT Ke 495 Jakarta, Sudin LH Jaktim Selenggarakan PGJSS di Kelurahan Penggilingan

0
20220625_092018

JAKARTA, Opininews.id,-Dalam rangka menyambut hajatan HUT ke 495 Kota Jakarta. Suku Dinas  Lingkungan Hidup Jakarta Timur menyelenggarakan Pekan Gerakan Jakarta Sadar Sampah (PGJSS) selama 5 hari mulai dari Selasa s/d Sabtu (21-25/6/2022), bertempat di wilayah kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur, Sabtu (25/6/2022). 

Yang dihadiri oleh puluhan warga, petugas kebersihan, para tokoh masyarakat, para Ketua RT/ Ketua RW  dan Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta serta Camat Cakung yang  mewakili Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar.

Pada kesempatan itu Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur, Wahyudi Rudiyanto  saat diwawancarai OPININEWS.ID, Sabtu (25/6/2022), ia mengatakan kami melaksanakan  kegiatan pada pagi hari Sabtu (25/6/2022) ini, merupakan hari yang kelima atau hari terakhir pelaksanaan Pekan Jakarta Sadar Sampah (PGJSS).

Menurut Kasudin LH Jaktim, Wahyudi Rudiyanto Pemkot Jakarta Timur pada saat pelaksanaan PGJSS melalui Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur  dihari terakhir ini.

Seharusnya para petugas Kebersihan menyadarkan dan mensosialisasikan serentak kepada seluruh  masyarakat  DKI Jakarta khususnya wilayah Sudin LH Jakarta Timur  terkait  pola pengelolaan Sampah sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta ( Pergub) nomor : 77 tahun 2020 tentang pengelolaan Sampah di lingkup RT/ RW diantaranya berupa pengomposan dan mengaktifkan bank Sampah.

“Artinya masyarakat diharapkan sudah sadar dan mengerti terhadap pengelolaan  sampah dari  sumbernya agar sesuai keinginan bapak Gubernur DKI Anies Baswedan untuk melaksanakan Pergub Nomor 77 tahum 2020, sehingga menjadikan budaya kebiasaan hidup sehat dan juga dapat menjadikan sumber ekonomis keluarga,” ujarnya.

Lebih lanjut Kasudin LH Jaktim, Wahyudi Rudiyanto berharap agar warga DKI Jakarta khususnya warga di Jakarta Timur supaya pengolah sampah disumbernya rumah tangga masing-masing warga, karena hal itu dapat mengurangi beban dari Batter Ball yang sudah di Zona terakhir yang tingginya sudah mencapai 50 Meter Sampah.

“Kami dari Sudin Lingkungan Hidup juga menjalin kerjasama dengan semua pihak-pihak yang terkait mengurai sampah dari segi Anorganik seperti dengan CSR Perusahaan diantaranya : TCare, Sinar Mas, Unilever dan sebagainya. Sedangkan sampah yang organiknya kita olah jadi kompos  kerjasama dengan komunitas masyarakai lainnya,” ungkapnya.

Sedangkan disinggung terkait seberapa jauh tentang  efektif pengelolaan Bank Sampah, Kasudin LH Jaktim, Wahyudi Rudiyanto sangat bersyukur Alhamdulillah karena banyak mendapat respon positif dari masyarakat dengan adanya Bank Sampah.

“Bahwa sampah itu sangat bernilsi ekonomis  atau bernilai jual sehingga masyarakat sudah banyak yang mengerti, bahwa sampah itu bisa dikelola yang Anorganik dijual  ke Bank Sampah menghasilkan ekonomisnya sedangkan yang organik di jadikan pupuk kompos untuk tanaman sayur-sayuran,” pungkasnya. (Muh Raihan Abr).

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *