Tim Penilai Adipura Dinas LH DKI Jakarta Tinjau Percontohan Budidaya Magot RW 06 Cakung Barat

0
IMG-20220823-WA0490

JAKARTA,Opininews.id,-  Ketua RW 06 Cakung Barat Letkol (Purn) Siswardi, Wadanpleks Letkol (Purn) Suharto, Ketua PKK RW 06 Ny Ika Siswardi dan  Kepala Seksi Ekbang Kelurahan Cakung Barat Tri Hastuti mewakili Lurah Cakung Barat menerima kunjungan tim penilai Adipura Bidang Peran Serta Masyarakat (PSM) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Mangisi Sirait dan Basa Ulina serta 1 orang staff Dinas LH DKI Jakarta lainnya.

Turut hadir pula dalam rombongan Dinas LH DKI tersebut Darmayanto dari Seksi Peran Serta Masyarakat dan Ketaatan Hukum yang mewakili Kasudin LH Jakarta Timur, Wahyudin Rudianto dan Lupy dari Satpel LH Kecamatan Cakung.

Adapun tujuan kunjungan tim penilai Adipura bidang Peran Serta Masyarakat (PSM) Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta ke wilayah RW 06 Komplek TNI AD Kelurahan Cakung Barat Kecamatan Cakung Jakarta Timur. Adalah dalam rangka untuk melakukan peninjauan sekaligus penilaian.

Khususnya di tempat percontohan Budidaya magot dari lalat BSF (black soldier flies) yang dipimpin Akbarreza Saiditiansyah sebagai pengelola Gubuk Larva Magot, berlokasi di wilayah RW 06  Kelurahan Cakung Barat Komplek TNI AD Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

Dalam kesempatan itu Koordinator Tim penilai PSM Dinas LH Provinsi DKI Jakarta, Mangisi Sirait saat diwawancarai OPININEWS.ID seusai meninjau sekaligus  menilai Budidaya Magot mengatakan kami bersama staff rombongan dari tim penilai Adipura pada Senin (22/8/2022) telah ditugaskan Kepala Dinas LH DKI Jakarta sejak pagi untuk melakukan peninjauan dan penilaian terhadap pengelolaan Bank Sampah di 3 wilayah  dan Budidaya Magot di 2 wilayah se-Jakarta Timur. 

Sedangkan untuk di wilayah RW 06 Komplek TNI AD Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur ini, kehadiran Tim Penilai khususnya untuk meninjau sekaligus menilai pengelolaan budidaya Magot dan tentunya yang telah kami nilai berhasil meningkatkan produksinya dan mengurangi sampah organik di lingkungannya. 

Lanjutnya sehingga kami menilai Budidaya Magot di RW 06 Cakung Barat Ini perlu ditingkatkan sarana dan prasarananya agar menjadi contoh untuk lokasi budidaya magot lain di DKI Jakarta,

“Saya nilai selama ini budidaya magot  sudah berhasil dikelola oleh keluarga Ketua RW 06 bapak Letkol (purn) Siswardi sebagaiPPABRI/ PPAD Pimpinan Anak Cabang Cakung .Tetapi untuk ke depannya perlu kolaborasi dengan pemerintah dan dukungan semua pihak,” kata Mangisi Sirait, Staf Bidang Peran Serta Masyarakat (PSM) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Senin (22/8/2022).

Selanjutnya dalam peninjauan tersebut pimpinan Gubuk Larva Magot, Akbarreza Saiditiansyah menjelaskan tiap minggu  berhasil menyerap 3 sampai 4 ton sampah organik dari 4 RT se RW 06 Cakung Barat.
Dari jumlah itu dapat menghasilkan 600 kg magot hidup atau 150 sampai 200 kg magot kering.

“Alhamdulillah budidaya magot yang telah lama kami rintis ini sangat bermanfaat, selain dapat mengurangi volume sampah dilingkungan warga, tentunya kita juga dapat membantu perekonomian negara secara mandiri dengan menciptakan lapangan kerja ,”kata Akbarreza.

Sebelumnya rombongan Dinas LH Provinsi DKI beserta tim rombongan sempat melihat pengolahan Bank Sampah dan juga hasil kerajinan dari sampah unorganik berupa tas dan taplak meja. Barang barang tersebut terbuat dari bekas bungkus kopi sachet, deterjen dll hasil karya para ibu PKK RW 06 Cakung Barat.

Di bank sampah RW 06, rombongan pemantau tersebut diterima pengelolanya Nurcahyo.” Perlu diketahui bahwa dari 200 KK warga di sini  ada 65 orang yang menjadi nasabah Bank Sampah ini,” tutur Nurcahyo.

Pada kesempatan itu, Kepala Seksi Ekbang Kelurahan Cakung Barat, Tri Hastuti atas nama Kelurahan Cakung Barat menyatakan terimakasihnya atas dukungan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta maupun Sudin LH Jakarta Timur. 

“Untuk memenuhi kebutuhan pakan Magot di RW 06 Cakung Barat ini, pihak kelurahan juga turut andil membantu mendatangkan sampah organik dari luar wilayah Cakung Barat yakni sampai ke wilayah Bekasi,” pungkasnya. (Muh Raihan Abr).

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *