FWJ Berhasil Selesaikan Kasus Perselisihan Romo Wartawan Bekasi Dengan Oknum Anggota Sipen LMJ TNI AL

0
IMG-20201102-WA0109

JAKARTA, Opininews.id – Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta ( Ketum FWJ) Mustofa Hadi Karya biasa disapa.Opan beserta puluhan anggota dan pengurus FWJ  sungguh luar biasa kompak dan tanpa pamrih bergerak cepat telah berhasil menyelesaikan kasus pemukulan yang dilakukan oknum seorang anggota Lmj sipen TNI AL bernama Suky terhadap seorang wartawan Romo Kosasih dari Media Harian Sederhana Kota Bekasi yang juga merupakan anggota Forum Wartawan Jakarta (FWJ).

Karena sesuai dengan visi dan misi mulia FWJ yaitu ingin selalu mensejahterakan dan melindungi setiap anggotanya saat menjalankan  tugas mulia sebagai seorang wartawan yang merupakan garda terdepan dalam melakukan kontrol sosial dan memberikan informasi kepada publik.

Adapun kronologi fakta kejadiannya sebagai berikut, setelah mendengar dan mengetahui informasi adanya kejadian pemukulan seorang wartawan Bekasi anggota FWJ , kemudian Ketum FWJ Opan bersama -sama puluhan Pengurus dan Anggota FWJ lainnya, sangat kompak langsung turun tangan bergerak cepat menuju ke Kota Bekasi dalam rangka solidaritas dan rasa empati untuk segera menyelesaikan kasus prilaku tidak terpuji yang dilakukan oleh oknum seorang anggota Lmj sipen TNI AL bernama Suky.

Yang diduga telah melakukan tindakan pemukulan terhadap seorang wartawan Romo Kosasih dari media Harian Sederhana Kota Bekasi yang juga merupakan anggota Forum Wartawan Jakarta (FWJ) ini. “Sehingga mengakibatkan wajah Romo terluka yang dibuktikan dengan adanya hasil Visum Et Revertum Luka dari RSUD Kota Bekasi.”ujar Ketum FWJ, Opan kepada puluhan awak media usai mediasi dengan pihak Pomal TNI AL, Senin (2/11/2020) di Jakarta

Selanjutnya Ketum FWJ Opan menjelaskan munculnya perselisihan berawal dari adu mulut melalui komunikasi via seluler antara Romo wartawan media harian sederhana yang juga anggota Forum Wartawan Jakarta (FWJ) dengan oknum seorang anggota Lmj sipen TNI AL bernama Suky, diakibatkan adanya selisih pendapat soal informasi via telpon, dan berlanjut berujung adanya percekcokan serius dilapangan. 

Percecokan yang terjadi pada hari Minggu (1/11/2020) kemaren, di daerah Kayu Ringan Bekasi sekitar pukul 09.30 Wib telah mengundang persepsi yang kurang baik dikalangan media massa

Peristiwa yang sebelumnya telah viral di beberapa media online terkait tuduhan yang menyudutkan salah satu institusi TNI AL serta seorang wartawan Bekasi ini telah mengundang kontroversi karena adanya luka dipelipis kiri Romo terlihat serius.

Menurut informasi dilapangan, kejadian yang telah viral sebelumnya mengundang pertanyaan besar dikalangan institusi TNI AL serta dikalangan profesi Jurnalist. Merujuk ketidaknyamanan yang terjadi, maka hasil konfirmasi diantara pihak-pihak terkait muncul fakta yang sebenarnya.

Inilah Empat Poin Fakta yang sebenarnya  yaitu :

Pertama tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Suky adalah ketidaksengajaan, dikarenakan adanya saling dorong – mendorong dan salah satu pihak yakni Suky bergerak refleks tanpa disengaja mengenai pelipis kiri Romo.

Kedua kondisi dilapangan keduanya sama-sama tidak saling memahami, karena adanya miss komunikasi.

Ketiga dengan adanya penanganan tindakan medis yang lambat, sehingga seolah-olah luka robek di pelipis kiri Romo tampak seperti luka serius.

Keempat  melalui mediasi yang digelar antara kedua belah pihak di Pomal Lantamal III, telah disepakati bahwa peristiwa tersebut diatas sudah diselesaikan dengan bijak dihadapan Ketua, pengurus dan anggota  Forum Wartawan Jakarta (FWJ).beserta perwakilan dari LMJ, Pasops Letkol Marinir Ayub Wibowo, Pasintel Letkol Marinir Imanda, dan disaksikan oleh wadan Pomal Letkol PM Hotmatua.

Lebih lanjut Ketum FWJ Opan menegaskan bahwa dari hasil komitmen Ketum FWJ  bersama -sama.puluhan anggota  dan pengurus FWJ  dengan pihak LMJ Pasop, Pasintel TNI AL, serta Wadan Pomal adalah, TNI AL akan terus berkomunikasi, melindungi dan bersinergi apabila ada hal-hal yang terjadi kepada anggota FWJ,  terutama jika berbenturan dilapangan dengan para oknum- oknum TNI AL dimanapun berada.

“Kemudian sinergitas lanjutannya, kedepannya Pasintel akan memfasilitasi FWJ untuk membentuk POKJA di Lantamal,” pungkasnya ( Muh Raihan Abr)

Editor : Zakir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *