Joe Biden Lebih Layak Menjadi Presiden USA Ke-46

0
IMG-20201107-WA0256

JAKARTA, Opininews.id- Prediksi Kemenangan Joe Biden menjadi Presiden Amerika Serikat (USA) tinggal nunggu waktu untuk melenggang ke gedung putih. Estimasi hitungan suara sementara Joe Biden mengungguli Donald Trump sudah semakin terasa ketika suara di Georgia dan Pennsylvania milik Joe Biden. Namun Mantan Wapres era Barack Obama ini  tidak buru-buru mengklaim kemenangan demi menjaga kondusifitas warga Amerika Serikat.

Diwaktu yang sama Kubu Donald Trump mengajukan keberatan atau banding atas porelahan suara  Joe Biden dengan tuduhan melakukan kecurangan dengan perintah memberhentikan perhitungan suara sementara namun Mahkamah Agung menolaknya.

Ini bukti kalau kubu Partai Republik mengalami kepanikan, sebelumnya Imam Besar Masjid New York USA, Dr. Imam Shamsi Ali menyampaikan bahwa sebelum penghitungan suara berakhir pada pilpres Amerika Serikat tahun 2020 ini, dirinya  sudah mempredisksi bahwa Joe Biden akan terpilih menjadi Presiden USA ke 46 di tahun 2020 ini, pasalnya ada beberapa alasan kenapa Joe Biden lebih layak ketimbang Donald Trump.

Menurut Imam Shamsi Ali selain selaku Imam Besar Masjid New York, ia juga menjabat sebagai Direktur Jamaica Muslim Center  dalam catatan singkatnya yang langsung dikirim ke redaksi OPININEWS.ID, pada hari Rabu 6 November 2020 saat berada di dalam pesawat di atas ketinggian udara Dubai, menempuh jarak selama 22 jam perjalanan terbang dari Bandara Soekarno -Hatta, Tangerang Banten Indonesia menuju Amerika Serikat. 

Ia menegaskan bahwa Ini hanya catatan singkat. Rencananya akan di rincikan pada waktunya. Catatan ini juga tidak mengatakan jika Joe Biden itu terbaik bahkan baik. Tapi dalam menilai sesuatu atau seseorang Islam memakai penilain “Afdholiyah” (terbaik). Di saat tidak ada yang terbaik maka Islam memakai metode “Akhaffu Ad-Dhoraraen” (paling sedikit modoratnya atau bahayanya). 

Lebih lanjut Imam Shamsi Ali yang juga sebagai Presiden Nusantara Foundation menjelaskan bahwa adapun beberapa catatan singkat tersebut diantaranya yaitu : 

Pertama – Keadilan sosial untuk semua (social justice for all). Ini menjadi perbedaan karakter kedua partai besar di Amerika Serikat  antara Partai Demokrat dan Partai Republik.

Kedua -Kesetaraan ras bagi semua manusia (racial equality for all people). Di bawah Trump terjadi rasisme, bahkan kekerasan atas nama rasisme di mana-mana. 

Ketiga- Kesempatan yang sama untuk semua warga Amerika (equal opportunity for all Americans). Orientasi ekonomi Trump yang memihak mereka yang kaya (kapitalis) menyebabkan mereka yang berekonomi menengah ke bawah tercekik. 

Keempat- Penguatan  ekonomi bagi minoritas (Economic empowerment for minority). Lingkungan rasisme Trump telah berimbas dalam kepada keadilan perekonomian. 

Kelima- Imigrasi dan legalisasi para pendatang (Immigration and path to citizenship). Di bawah Trump kesempatan imigrasi hampir ditutup. Ini bertentangan dengan semangat Amerika sebagai negara immigran.

Keenam- Jaminan kesehatan yang bersifat menyeluruh (Universal healthcare). Salah satu usaha keras Trump adalah mencabut Obama Care yang memberikan jaminan kesehatan kepada puluhan juta orang-orang lemah.

 Ketujuh- Jaminan hak-hak minoritas (minority rights protection). Akan terasa jaminan dan proteksi kepada minoritas. Di bawah Trump minoritas langsung atau tidak merasakan marjinalisasi.

Kedelapan- Kebebasan beragama untuk semua (religious liberty for all). Slogan kebebasan beragama bagi Trump adalah for White Evangelicals dan krtistian radikal lainnya. 

Kesembilan- Kerjasama internasional dan multilateralisme (global partnership and multilateralism). Trump memutuskan hubungan multilateral dengan banyak organisasi internasional. Termasuk di dalamnya WHO, dan lain-lain.

Kesepuluh- Hubungan yang harmonis antar kelompok masyarakt (communal harmonious relations). Trump telah membangun suasana yang memecah belah masyarakat atas banyak dasar. Salah satunya yang paling menonjol adalah perpecahan ras (racial divide). 

Kesebelas -Memperkecil ruang kelompok putih dan golongan kanan yang ekstrim (suppressing the Radical white Supremacy and extremist Rights Wings). Biden dengan tegas mengutuk White Supremacy. Sementara Trump tidak ingin bahkan memuji sebagai patriotik.

Keduabelas -Isu lingkungan dan perubahan iklim (environmental and climate change issues). Sementara Trump keluar dari Climate Change Paris. Climate change dianggap mitos.

Ketigabelas-  Harapan penanganan Covid yang profesional (professional handling of the Covid 19 tragedy). Bangsa Amerika adalah bangsa yang paling besar korban Covid. Salah satunya karena kegagalan pemimpin (leadership failure).

“Masalah kepribadian dan kepemimpinan (personal and leadership matters). Karakter pribadi Trump yang jauh dari karakter seorang Pemimpin.” Ungkap Shamsi Ali 

Lanjutnya sedangkan catatan singkat Manfaat Khususnya untuk Umat Islam terpilihnya Joe Biden ketimbang Donald Trump yaitu :

Pertama – Partai Demokrat dalam sejarahnya lebih bersahabat dan membuka ruang yang sama untuk Komunitas Muslim.

Kedua – Akan segera mencabut aturan Trump “Muslim Ban” atau pelarangan orang-orang Islam masuk Amerika. 

Ketiga – Berkomunikasi langsung dengan Komunitas Muslim selama Kampanye. 

Keempat -Berjanji mengikutkan Komunitas Muslim dalam pemerintahan. 

Kelima -Berjanji akan lebih terbuka dan fair (imbang) dalam menyikapi isu Timur Tengah. Membangun komunikasi dan kerjasama dengan dunia Islam (bukan memakai atau memaksa) berdasar mutual interest (kepentingan bersama).

 Keenam- Komunitas Muslim merasakan proteksi sistem (kekuasaan). 

Ketujuh- Minimal Islamophobia akan mendapatkan resistensi sistem. Bukan sebaliknya mendapat pembenaran kekuasaan seperti di zaman Donald Trump. Dan lain-lain yang akan ditambahkan pada masanya. 

Selanjutnya Imam Shamsi Ali menambahkan berbagai keraguan orang tentang terpilihnya Joe Biden menjadi Presiden USA.tahun 2020 ini, 

“Apakah itu karena sejarah perang di Timur Tengah, hubungan dengan China, dan lain-lain akan saya bahas secara detail beberapa hari ke depan.” Pungkasnya (han).

Penulis : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *