Adanya Pandemi Covid 19,Artis Dangdut Nana Mardiana Bugis, SE Deklarasi PITA
JAKARTA, Opininews.id– Artìs Dangdut Nana Mardiana Bugis, SE terlihat tampil elegan memakai seragam putih celana hitam, setelah cukup lama menghilang dari panggung blantika musik Dangdut Indonesia. Rupanya dimasa pandemi Covid-19 ini, ia tetap aktif dan sangat konsisten serta peduli dalam setiap kegiatan perkumpulan kaum perempuan.
Nana Mardiana Bugis, SE kini telah menjadi Ketua Umum Perempuan Indonesia Tangguh (Ketum PITA) bersama Dewan Pembina PITA yang juga seorang Lawyer H.Rasman Nasution dan Aktor Krisna Mukti maupun para pengurus PITA, juga dihadiri oleh ratusan anggota PITA, pada hari Sabtu tanggal 19 Desember 2020 ini, bertempat di Cakung Jakarta Timur. Telah mendeklarasikan organisasi barunya yang bernama Perempuan Indonesia Tangguh (PITA).
Dalam kesempatan itu Ketum PITA Nana Mardiana Bugis, SE saat diwawancarai OPININEWS.ID seusai Deklarasi mengatakan, bahwa dirinya bersama -sama teman -teman karibnya
menciptakan perkumpulan Perempuan Indonesia Tangguh (PITA) ini, karena adanya masa Pandemi Covid -19, sehingga banyak teman -teman maupun sahabat -sahabat karib seprofesinya sering menghubungi lewat telpon curhat kedirinya.
“Luar biasa keadaan sekarang ini, kok sangat menyedihkan sekali seakan -akan membuat kita tidak ada harapan lagi.Saya bilang waduh kok jadi begini ya kan, nah akhirnya saya jadi berfikir, gimana kalau kita kumpul-kumpul perempuan-perempuan dengan kita harus berbuat sesuatu, paling tidak kita berkumpul bercerita tentang Historinya masing-masing itu sudah membuat mereka lega hatinya,” ujar Nana Mardiana.
Selanjutnya Nana Mardiana menjelaskanBahwa sekarang ini, kenapa Deklarasi Perempuan Tangguh Indonesia (PITA) di akhir bulan Desember 2020 ini ? Jawabnya karena dirinya sangat berharap setelah acara Deklarasi PITA yang telah dilaksanakan pada hari Sabtu (19/12/2020) di Cakung, dihadiri ratusan anggota PITA se Jakarta Timur.
“Insya Allah pada bulan Januari dan Februari 2021 mendatang, kami sudah siap Start untuk menjalankan program-program PITA, paling sederhana adalah saya akan mensosialisasikan PITA yaitu melalui olahraga Senam, Jumba, Aerobik dan Yoga.” Ungkapnya.
Lanjut Nana Mardiana, karena yang paling utama disaat pandemi covid 19 ini, adalah Kesehatan betulkan, cukup sederhana tidak perlu membutuhkan Badjed yang mahal, ” tapi saya sudah bisa berkeliling mensosialisasikan PITA walaupun untuk sementara ini masih di seluruh wilayah Jabodetabek saja,” ucap Nana Mardiana.
Artinya, nanti begitu saya berkunjung ke Jakarta Selatan, nanti kita cari dutanya disana, tentu dengan ketuanya seperti acara Deklarasi PITA di Cakung Jakarta Timur dan untuk Jakarta Timur saat ini sudah ada Duta dan ketuanya,
“Nah jadi saya pikir gak susah kok, karena niat saya adalah tulus lillahitaalla bukan mengajak untuk hura-hura, akan tetapi kami mengajak” Come On Wake Up atau bangkit dari kesulitan karena hidup ini harus berjuang,” ujar Nana Mardiana.
Lanjutnya tapi jangan lupa kamu berjuang dan tetap jangan tinggalkan kodrat kamu sebagai perempuan di Indonesia harus menghargai dan memerlukan laki-laki untuk melindungi serta memberi kamu rasa kasih sayang walaupun itu jika ada pasangan atau suaminya.
Selanjutnya ia mengakui bahwa memang pengurus atau duta PITA di Jakarta Timur sudah ada yaitu : bunda Nia, kemudian Duta atau pengurus di Jakarta Selatan ada bunda Siska sedangkan pengurus atau Duta Jakarta Utara sedang ia lobby melalui relasi kita.
“Saya sebagai Ketum PITA akan selalu siap hadir disetiap event di masing-masing wilayahnya,” tuturnya.
Selain itu Nana Mardianan juga mengakui, bahwa memang didalam setiap organisasi PITA ini, sebagian besar teman-teman maupun para artis pencinta dangdut lainnya.dan tentunya yang satu selera, namun masih ada saja pastinya ada suatu perbedaan,
“makanya saya rekrut supaya mereka tetap bergabung di wadah naungan PITA ini, dengan menghargai setiap perbedaan.” Tuturnya.
Kemudian Nana Mardiana dalam doa dan harapannya mudah-mudahan PITA ini, bisa tetap eksis segera dengan program-programnya, untuk menjadikan Perempuan Indonesia Tangguh, bangkit dan terus maju berkembang tentunya dengan didukung mitra dan para pengurus PITA yang paling utamanya DPP dengan Penasehatnya, segera kita melakukan sesuatu misalnya untuk kepedulian terhadap masyarakat akibat dari dampak Pandemi Covid 19.
Lebih lanjut Nana Mardiana menambahkan kedepannya PITA akan melakukan bakti sosial contohnya begini tidak usah jauh-jauh kita rangkul konsolidasi didalam kepengurusan internal terlebih dahulu.
“Nah, maka apa yang harus kita lakukan untuk masyarakat dalam kondisi pandemi Covid 19 ini, pastinya Bansos , pencerahan-pencerahan, motivasi dan pengajian-pengajian untuk menguatkan mental spritualnya,” terangnya.
Sementara itu Dewan Pembina PITA yang juga seorang Lawyer H.Rasman Nasution mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung sepenuhnya kegiatan Deklarasi PITA ini, maka setelah Deklarasi di bulan Desember 2020 ini, hidupnya tidak boleh menyerah dan harus surfive dalam kehidupannya.Nah mbak Nana Mardiana.mampu mewadahi perkumpulan PITA ini, karena saya pikir tadinya akan menyasar kaum -kaum para artis dan selebritis lainnya ternyata faktanya tidak.
Lanjutnya ia melihat dari tadi ini, pada lapisan masyarakat semuanya sebagai mana pesan dari mbak Nana Mardiana Ketum PITA yang mengingatkan agar anda semuanya perempuan Indonesia yang berstatus single parent harus kuat, tangguh, bermartabat dan tetap cantik.
“Supaya para laki-laki. berfikir, lebih enak nikah sama Janda saja, kenapa ? Jawabnya karena pertama Janda itu bisa mendeteksi dan mengoreksi masa lalu kita, kedua janda itu sudah sangat mengerti bagaimana kehidupan berumah tangga maupun bagaimana bisa menyenangkan suaminya ,” ujar Advokat Rasman Nasution sambil berkelakar.
Selanjutnya Rasman Nasution menegaskan bahwa orang saat ini telah melihat potensi para single parent oleh karena itu ibu-ibu kaum perempuan yang berstatus single parent tetap berbahagia, karena ini akan menjadi sesuatu yang baik untuk bangsa kita tercinta NKRI kedepannya.
“Saya sudah melihat sepak terjang mbak Nana Mardiana Ketum PITA ini, yang rajin membela kebenaran dan sangat peduli kepada kaum perempuan selalu datang ke Komnas HAM dan Perlindungan Anak kemudian nanti berkomunikasi mungkin dengan Kementerian pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.” pungkasnya ( Muh Raihan Abr)
Editor : Ichsan

