Dimotori Ketum IKST, Kegiatan Silaturahmi Paguyuban Sulteng Bersatu Terlaksana Sesuai Protokol Kesehatan

0
IMG-20201220-WA0301

JAKARTA, Opininews.id- Ditengah -tengah suasana pandemi Covid-19, tidak menyurutkan niat mulia Paguyuban Sulawesi Tengah Bersatu  (Sulteng Bersatu) dalam menyelenggarakan  silaturahmi yang dikemas dengan hiburan para artis penyanyi top ibukota Jakarta diantaranya Vonny Sumlang, Lia Shellya dan para Artis lokal Sulteng bertempat di Anjungan Sulteng Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada hari Minggu ( 20/12/2020).

Pelaksanaan kegiatan Silaturahmi Paguyuban Sulteng Bersatu ini di selenggarakan oleh Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah (IKST) dengan dihadiri  oleh Ketua Umum IKST, Maksy M.Syarkawi, SE didamping Istrinya Emy Damayanti dan puluhan anggota IKST se-Jabodetabek. Turut hadir  tamu kehormatan Anggota DPRD PKB Kabupaten Toli-Toli H.Andi Jumadil.

Dalam kesempatan itu  Ketua Umum IKST, Maksy M.Syarkawi, SE saat ditemui OPININEWS.ID seusai melaksanakan silaturahmi, ia menjelaskan, bahwa  kegiatan Silaturahmi Paguyuban Sulteng Bersatu ini, bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan dan mempersatukan masyarakat Sulawesi Tengah yang berada  di perantauan khususnya yang memiliki tempat tinggal di sekitar Jabodetabek.

Menurutnya, bahwa Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah (IKST) ini, memiliki program kedepan selain untuk mempersatukan masyarakat Sulawesi Tengah ( Sulteng ) yang berada di perantauan yang bersifat hal-hal persaudaraan dan juga untuk meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat Sulteng perantauan khususnya di sekitar Jabodetabek.

Lanjutnya maka yang paling utama IKST adalah bukan untuk menyaingi paguyuban -paguyuban dari Provinsi lainnya di Indonesia, akan tetapi agar masyarakat di seluruh Indonesia mengetahui bahwa Sulawesi Tengah (Sulteng) selalu menjaga kekompakkan dan  punya Paguyuban Sulteng Bersatu dengan wadah organisasinya yang di beri nama Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah (IKST).

“Alhamdulillah sehingga kekompakan silaturahmi yang mana jika adanya suatu kedukaan setidaknya akan teratasi, apabila kita saling mengenal sesama masyarakat Sulteng di perantauan begitu,” ungkap Ketua Umum IKST, Maksy M.Syarkawi, SE.

Selanjutnya Maksy M.Syarkawi, SE Mengatakan,  perlu kita ketahui IKST itu merupakan mitra kerja dari provinsi Sulawesi Tengah,  yang mana kita juga bisa menjadi masyarakat Sulawesi Tengah yang ada di sekitar  Jabodetabek ini memberikan masukan dan solusi seperti pada bidang ekonomi, pembangunan dan sosial budaya, sehingga secara tidak langsung dapat meningkatkan kesejahteraan kehidupan mereka.

“Tentunya respon pemerintah Provinsi maupun Kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah itu sangat baik, kita itu menjalin mitra kerja, sehingga apapun input-input dari kita masyarakat Sulawesi Tengah yang berada di Jabodetabek itu oleh Pemda tingkat 1 maupun tingkat 2 yang ada di Sulawesi Tengah itu sangat responsive,” ujar Maksy M.Syarkawi, SE 

Dikatakan Maksy M.Syarkawi bahwa rekomendasi nya itu selalu menyatukan masyarakat yang ada di perantauan saling menjaga dan melihat, sehingga hal-hal atau kegiatan yang di buat di rantau orang bisa menjadi cermin daripada masyarakat Sulawesi Tengah, di Kota Palu dan sekitarnya.

Selain itu diakuinya bahwa memang ada saja kendalanya dalam mengumpulkan seluruh anggota IKST se-Jabodetabek, karena di Jabodetabek ini, sangat berbeda keadaan nya, tentunya kita maklumi, karena setiap orang penuh dengan kesibukannya masing-masing, ditambah lagi adanya kemacetan, apalagi tempat tinggal mereka berjauh -jauhan, 

“Sehingga kita untuk berkumpul di suatu tempat saja, harus jauh-jauh hari untuk menginformasikan kepada mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut Maksy M.Syarkawi berharap kedepannya, kalau bisa pemerintah dari Sulawesi Tengah bisa melihat, artinya orang yang di rantau itu mempunyai skill- skill yang bisa di gunakan untuk membantu Pemda Sulteng baik itu di Pemerintahan maupun Swasta, karena pada umumnya orang yang sudah tinggal di Kota-Kota Besar itu seperti di Jabodetabek ini, tentunya telah mempunyai wawasan yang luas.

Sehingga kita bisa menopang, atau membantu jalannya roda pemerintahan di dearah Sulteng dalam membangun, baik itu segi ekonomi, pertanian, sosial dan budaya artinya pertukaran ilmu transformasi masyarakat kita.Sulteng selama merantau di pulau Jawa ini, bisa kita praktekan dan banding-bandingkan apa yang terbaik yang harus bisa kita perbuat untuk kemajuan provinsi Sulteng.

“Kita ini sifatnya hanya membangun saja, membangun dalam memberikan solusi ataupun  masukan- masukan yang positif,” ucapnya.

Sedangkan Emy Damayanti istri dari Ketua Umum IKST mengajak kepada seluruh masyarakat Sulawesi Tengah yang berada di sekitar Jabodetabek, dirinya berharap agar  kiranya untuk menghadiri setiap undangan  kegiatan dari IKST seperti acara Silaturahmi di Anjungan  Sulteng TMII Jakarta Timur.

“Saya mengajak marilah kita semua masyarakat Sulteng perantauan kumpul bersama-sama di IKST, agar kita bisa menunjukkan kepada teman-teman kita dimana pun berada khususnya Sulawesi tengah agar tahu bahwa kita itu punya wadah persatuan IKST dan punya semangat untuk bertekad  kita bisa mamajukan Sulawesi Tengah kedepannya,” pungkasnya (Muh Raihan Abr)

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *