Masjid Al Muhajirin di Pulogebang Panen Sayuran Hidroponik Berkat Bantuan Baznas Bazis DKI Jakarta

0
IMG-20210207-WA0339

JAKARTA, Opininews.id– Pelaksana Tugas (PLT) Koordinator Baznas Bazis Wilayah Jakarta Timur Eka Nafisah Sabtu (6/2/2021) sore, melakukan panen sayuran hidroponik sekitar 50 kg. Ini merupakan panen pertama sayuran pokcay dan panen ketiga sayuran kangkung hidroponik yang ditanam di halaman Masjid Al Muhajirin.

Panen sayuran hidroponik tersebut diikuti Kepala Seksi Ritel Baznas Bazis Provinsi DKI Jakarta Aminuddin,  Zaenal Arifin Gufran dan Ermanu tokoh masyarakat setempat dan jamaah serta warga yang juga Pengurus  Masjid Al Muhajirin, Aldoni di Pulogebang Permai, Kecamatan Cakung Jakarta Timur.

“Alhamdulillah hari ini masjid Al Muhajirin panen sayuran hidroponik dengan hasil pokcay sebanyak 22,5 kg dan kangkung hampir 27 kg. Terimakasih kepada  Baznas Bazis DKI Jakarta  telah membawa keberkahan untuk masjid dan jamaah kami,” kata Ade  Mujawir, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Al Muhajirin usai panen tersebut. Sekaligus didoakan  bersama agar para muzakki mendapatkan kebaikan dari Allah SWT yang berlipat ganda.

Kepala Seksi Ritel Baznas Bazis DKI Jakarta Aminuddin ketika dihubungi Ahad (7/2/2021)  menjelaskan, bahwa di seluruh DKI Jakarta ada 12 masjid yang mendapat bantuan serupa dari Baznas Bazis Provinsi yang dimaksudkan untuk kemajuan ekonomi masjid dan jamaah sekitarnya, karena para warga sekitar masjid yang ikut bertanam juga ikut memanen sayuran hidroponik tersebut.

Selanjutbya Aminuddin menambahkan  untuk keperluan pertanian hidroponik tersebut Baznas Bazis DKI Jakarta telah membantu Al Muhajirin membangun green house.

“Sehingga ditengah-tengah kondisi pandemi covid 19 untuk selanjutmya diharapkan ekonomi ummat dapat mandiri.” ujar Aminuddin.

Sedangkan menurut Eka Nafisah usaha pertanian dengan teknologi hidroponik ini merupakan paket bantuan oleh Baznas Bazis DKI Jakarta senilai Rp 20 juta yang diberikan tahun 2020 yang lalu. Sumbernya dari para muzakki. 
Jumlah itu termasuk pembelian bibit, pelatihan selama 3 bulan dan untuk pembelian pupuk. Program ini dimaksudkan  untuk kemajuan ekonomi  sekitar Masjid. 

“Ini juga bermanfaat untuk kegiatan selama pandemi Covid 19 bagi merbot pengurus dan jamaah masjid karena tak ada kegitan taklim,” pungkas  Aldoni salah seorang pengurus. (Muh Raihan Abr)

Editor  :  Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *