PMI Kota Jakarta Timur Berikan Hadiah 18 Pemenang Lomba Tik-Tok dan Poster PMR

0
20210215_143305

JAKARTA, Opininews.id –Sebanyak 18 pemenang Lomba Tik-Tok dan Poster Palang Merah Remaja (PMR) se-Jakarta Timur telah mengambil hadiah yang telah disediakan oleh PMI Kota Jakarta Timur dikantornya, Jalan I Gusti Ngurah Rai No.77. Senin (15/2/2021).

Dari jumlah 18 pemenang Lomba Tik-Tok dan Poster PMR, hadiah yang telah diberikan oleh PMI Kota Jakarta Timur tersebut, ada 2 pemenang yang sempat diwawancarai OPININEWS.ID, Senin (15/2/2021), masing -masing diantaranya : Riski Putri Santika siswi SMAN 100 Jakarta Timur sebagai pemenang Juara pertama lomba Tik-Tok tingkat Wira dan Nuzul Izzati Ulya siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jakarta Timur sebagai Juara kedua Lomba Tik-Tok tingkat Wira yang diwakili oleh Guru pembina PMR nya, Wiji Suciati.

Pada kesempatan itu Wiji Suciati sebagai Guru pembina PMR MAN 8 Jakarta Timur menyatakan salut kepada PMI Kota Jakarta Timur yang masih memikirkan pengembangan kreatifitas generasi muda walaupun disaat pandemi Covid 19 sekarang ini.

“Meskipun dilakukan secara virtual hasilnya juga nyata. Kami berharapkan lomba ini diselenggarakan tiap tahun,” kata Wiji Suciati.

Lanjut Wiji Suciati perlu diketahui bahwa anggota PMR di MAN 8 Jakarta Timur, ada 40 an Siswa-Siswi. “Pada tahun- tahun sebelum adanya pandemi Covid 19 saat ini, kami selalu mengikuti aneka lomba ketrampilan dan kreatifitas yang diselenggarakan oleh PMI Kota Jakarta Timur,” ungkapnya.

Sementara itu Riski Putri Santika Siswa SMAN 100 Jakarta Timur menyatakan bangga kreatifitasnya mendapat juara pertama lomba Tik-Tok tingkat Wira, Selain itu dirinya juga tidak cepet merasa puas terus belajar, pantang menyerah, selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT. Semoga dirinya semakin baik kedepannya.

“Saya sangat terkesan yang pasti senang dan bahagia menjadi juara pertama, karena bisa membanggakan orangtua maupun sekolah dan saya harapkan lomba ini diadakan tiap tahun,” katanya sambil memegang pialanya.

Berkaitan dengan lomba Tik-Tok dan Poster PMR tersebut, ketika dikonfirmasi OPININEWS.ID, Senin (15/2/2021) Koordinator Humas dan Dokumentasi PMI Kota Jakarra Timur Agus Bastian menjelaskan ada 18 pemenang lomba Tik Tok dan Poster PMR yang dibagi menjadi 3 kategori yaitu Mula, Madya dan Wira.

Lanjut Agus Bastian adapun ke 18 pemenang Lomba Tik-Tok dan Poster PMR yaitu : untuk Juara 1 Lomba Poster Mula : Caita Risandy dari SDN Tengah 01, Juara 2 Afifah Putri dari SD Lubang Buaya 06.

Juara 1 Poster Madya : Nabila Apriliani dari SMPN 174 Jakarta dan Juara 2 Eureka Jonathan SMP Santo Markus 1 Kramatjati.

Juara 1 Poster Wira: Neila Putri SMAN 61 Jakarta dan Juara 2 Firyaal Ignacia Surahman SMAN 107.

Sedangkan untuk Juara 1 Tik Tok Mula : SDN Pondok Ranggon 01 dan Nadine Syakira Ramadhani Juara 2 SDN Batu Ampar 11 serta Aramita Yasmin Juara ke 3 SDN Pondok Bambu 02.

Juara 1 Tik Tok Madya : MTsN 17 Jakarta.

Juara 1 Tik-Tok Wira : Riski Putri Santika siswi SMAN 100 Jakarta Timur dan Nuzul Izzati Ulya siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 8 Jakarta Timur Juara ke 2 Tik-Tok Wira.

Lebih lanjut Agus Bastian menjelaskan bahwa lomba Tik-Tok dan poster PMR tersebut terhitung dilaksanakan pada tanggal 18 Januari hingga 3 Februari 2021 batas waktu pengumpulan karya nya.

“Tercatat total hasil karya ada 59 tik-tok dan 172 hasil karya poster untuk semua tingkatan dan hadiahnya Trophy, Piagam Penghargaan serta souvenir special dari PMI Kota Jakarta Timur.” jelasnya.

Menurut Agus Bastian pengumuman lomba dilakukan oleh Walikota Jakarta Timur, Muhammad Anwar di ruang pola Gedung A Kantor Walikota, Sabtu (6/2/2021). Pada saat pelantikan 20.000 Anggota PMR se Jakarta timur secara daring tersebut telah mendapat rekor MURI.

Dalam kesempatan itu Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur, HR Krisdianto, menyampaikan bahwa setelah dilantik mereka memiliki ketrampilan dan pengatahuan tentang Palang Merah dan kemanusiaan.

Lanjut HR Krisdianto, mereka para PMR itu, tidak ditugaskan atau diminta sekalipun ketika terjadi bencana, namun para PMR tersebut selalu datang untuk membantu.

“Setidaknya ketika terjadi bencana mereka dapat menolong dirinya sendiri, juga menolong orang lain. Ini selalu dibuktikan mereka jika terjadi kebakaran atau lainnya. Mereka berbondo-bondong untuk membantu dan lain- lainnya,” pungkas Krisdianto. (Muh Raihan Abr)

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *