Sebanyak 22 Rumah Dhuafa di Jaktim Tak Layak Huni, Baznas Bazis Jaktim Akan Mulai Bedah 2 Rumah di Cakung

0
IMG-20210801-WA0056

Sebanyak 22 Rumah  Dhuafa di Jaktim Tak Layak Huni, Baznas Bazis Jaktim Akan Mulai Bedah 2 Rumah di Cakung

JAKARTA, Opininews.id;-Tim Baznas Bazis Jakarta Timur dalam kurun waktu sepekan terakhir ini telah mensurvei sebanyak 22 rumah kaum dhuafa dari belasan kelurahan di Jakarta Timur. Pada umumnya kondisinya sangat parah.

Karena itu  diharapkan dalam bulan Agustus 2021 ini dua rumah di Kelurahan Penggilingan dan Kelurahan Jatinegara Kecamatan Cakung segera dimulai dilakukan bedah rumah.

Demikian dikatakan Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah Ahad (1/8/2021) kepada sejumlah media massa termasuk OPININEWS.ID,

“Kedua rumah itu kondisinya sangat parah. Petugas survai Angga yang telah melihat sendiri  ke sana,”ujar Eka Nafisah.

Lebih lanjut Eka mengungkapkan pada umumnya 22 rumah dhuafa yang disurvai  keadaannya  sangat memprihatinkan. Hal ini disebabkan kondisi sosial ekonomi pemiliknya juga tidak mampu. Karena itu mereka layak dibantu dengan program bedah rumah Baznas Bazis DKI Jakarta.

“Saya sendiri telah melakukan survai  6 rumah. Rata rata kondisinya sudah parah karena umurnya sudah 30 tahun lebih. Sedang tim Angga telah menyurvai lebih banyak rumah lagi. Ada 16  rumah,” kata Eka Nafisah.

Diungkapkannya,  rumah di Ujung Menteng dan di Cipinang Muara atapnya kropos. Ada yang ukurannya 170 m2, namun dihuni 3 KK dengan anggota keluarganya 11 jiwa.”Rumah ini bukan bocor lagi. Kalau hujan banjir,” ungkapnya.

“Rumah Wahyu di RT 012/03 Ujung Menteng ukurannya lebih kecil lagi dengan kondisi yang parah. Jadi rumah Wahyu yang saya survai bukan di Cipinang Muara seperti ditulis di media kemarin,” tutur Eka Nafisah meralat ucapannya.

Lanjutnya survai dilakukan setelah permohonan bedah rumah masuk dari kelurahan masing masing   bulan lalu. Setelah disetujui akan dilakukan asesment atau penghitungan, setelah itu baru dieksekusi.

“Tiap rumah dhuafa mendapat bantuan Baznas Bazis Jaktim Rp 50 juta, including  biaya kontrak rumah untuk mengungsi  selama pengerjaan renovasi.” Imbuhnya.

Sementara itu Angga Hadi Saputra anggota salah seorang staf Baznas Bazis Jakarta Timur membenarkan hal itu.”Ada 16 rumah yang sudah saya survai,” jawab  Angga.Tercatat 16 rumah tersebut sudah parah kondisinya.

“Ada rumah di Kelurahan Pekayon milik seorang janda yang kelihatan bagus. Itu disebabkan dia  rajin dan kreatif. Dinding rumahnya dibuat dari kayu lapis bekas yang dicat warna warni. Tetapi sebenarnya sudah rapuh,” tutur Angga. Karena itu perlu dibantu.

Perlu diketahui adapun rumah- rumah kaum  dhuafa yang telah disurvainya antara lain berada di kelurahan Kampung Melayu, Utan Kayu Utara,  Kayu Manis, Cipinang, Jatinegara Kaum, Kelapa Dua Wetan, Baru, Pekayon dan Kelurahan  Susukan.( Muh Raihan Abr)

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *