Polda Metro Jaya Gelar Silaturahmi dan Diskusi Bersama Para Ketua Ormas dan Kesbangpol DKI Jakarta

0
IMG-20211123-WA0302

JAKARTA,Opininews.id;-Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya,Kombes Pol Badya Wijaya, S.H., M.H. dan Wadirbinmas bertempat di Ruang Rapat Ditbinmas Lt.14 Gd. Promoter Polda Metro Jaya.Selasa (23/11/2021). Mengundang para Ketua Ormas dan Kesbangpol DKI Jakarta bertujuan dalam rangka menggelar silaturahmi dan mendiskusikan permasalahan konflik yang terjadi antar Ormas. 

Dihadiri oleh Kesbangpol DKI Jakarta Bapak Ahmad Yaya; dan Kasubdit Bhabinkamtibmas; Kasubdit Binpolmas; Panitbinmas serta Bhabinkamtibmas wilayah. Disamping itu hadir juga Ketua Ormas FBR, Pemuda Pancasila, Forkabi, BPPKB Banten, Laskar Merah Putih, Pemuda Panca Marga, KBPP Polri, Gibas, PSI 92, TTKDH dan Senkom Mitra Polri. 

Dalam sambutannya Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Badya Wijaya, S.H., M.H mengucapkan terimakasih kepada berbagai Ormas yang sudah berkenaan hadir memenuhi undangan dan selanjutnya.

Akan ada rencana pelaksanaan Apel Besar dan Deklarasi untuk Ormas dan Pam Swakarsa yang akan membahas mengenai perselisihan antara Ormas FBR dan Pemuda Pancasila mudah-mudahan secepatnya bisa diselesaikan.

“Karena menjaga Kamtibmas adalah tugas dari semua elemen masyarakat, seperti Ormas khususnya;  Mengenai Group Ormas yang sudah dibina oleh Ditbinmas PMJ sesuai Perintah Bapak Kapolda Metro Jaya untuk para Kapolres agar lebih sering menyentuh ketua Ormas diwilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Sementara iru  Ahmad Yahya perwakilan dari Kesbangpol DKI Jakarta memperkenalkan diri sekaligus berterimakasih kepada Dirbinmas Polda Metro Jaya yang telah mengundang para Kapolres pada acara silaturahmi ini, 

Lanjutnya memang seyogyanya harus selalu bersama-sama dengan 3 pilar dalam menjaga dan membina Jakarta menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk ditinggali, 

Lanjut Ahmad Yahya tujuan dibentuknya Ormas adalah untuk membantu menjaga keamanan dan ketertiban agar wilayah yang ditinggali terasa nyaman,

“Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaga kampung atau daerah kita sendiri, mau apapun itu golongannya bahkan  organisasi atau individu,” ujarnya.

Selanjutnya perlu diketahui dalam acara silaturahmi tersebut, Para Ketua Ormas diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi dan sarannya, salah satunya dari Ormas FBR menyampaikan agar mengutamakan ketokohan nya didalam ormasnya.

Sehingga munculnya permasalahan yang disebabkan karena perselisihan dan yang disebabkan karena perekrutan baru sehingga dapat diambil Ormas yang masih belum diberikan pemahaman yang dapat menyebabkan banyak perselisihan di wilayah.

“Maka harus meminta bantuan kepada Binmas wilayah apabila ada gerakan-gerakan yang mengarah kepada perselisihan agar bisa diredam.”katanya.

Sedangkan Ormas Pemuda Pancasila juga menyampaikan agar mau melakukan pembinaan dari level paling bawah harus Guyub dulu untuk semua elemen ormas dan harus berkesinambungan dan Jika terjadi Konflik harus segera ditindak tegas dan ditangkap untuk efek jera,

“Kami berharap buat forum hingga ke tingkat polsek / ranting / tingkat terbawah dari kepolisian maupun ormas, sehingga bisa mencegah gesekan yang ada di bawah,” ujarnya.

Selanjutnya dari Ormas Forkabi  menyampaikan menjadi Pimpinan organisasi harus lebih waras dari anggotanya dan berharap agar ketua Ormas lebih sering bertemu agar lebih Guyub.

Terutama pertemuan silaturahmi  di beberapa tempat yang sering terjadi konflik merupakan simpul perbatasan layaknya jalur gaza, dimana berpotensi untuk meredam terjadinya konflik,

“Kami berharap bermacam macam cara anggota ormas dalam ber organisasi, harus ada penyamaan persepsi dari setiap ormas dan anggota nya, sehingga agar 1 warna dalam berorganisasi,”imbuhnya.

Kemudian Ormas BPPKB Banten menyampaikan aspirasinya bahwa Kita ini bersaudara, tatanan silahturahmi mulai dari bawah ke atas agar terhindar dari konflik antar ormas.

“Kita usulkan buat saja kegiatan silaturahmi hingga ke tingkat bawah agar saling- mengenal diantara sesama  Ormas,”tegasnya.

Sedangkan Ormas Gibas  menyampaikan aspirasinya agar setiap ada kegiatan harus melaporkan ke Polres masing-masing wilayahnya untuk diketahui bahwa ormas tersebut ada di wilayahnya,

Lanjutnya karena tujuannya adalah untuk mengantisipasi sekiranya ada perihal memicu konfik, contoh pemasangan bendera yang jika di ketahui bendera nya turun, maka banyak yang asal tuduh ormas lain yang melakukan.

“Maka Pesan kami jika perlu dibuatkan baliho bersama antar ormas, sehingga dapat menunjukkan kekompakan,”harapnya.

Lebih lanjut sebelum menutup acara silaturahmi, Wakil Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Metro Jaya menyampaikan atas keprihatinan Bapak Kapolda Metro Jaya,  karena sejak pama hingga pati, kejadian konflik yang demikian selalu berulang. Maka kami harapkan antar ormas harus selalu kompak dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Lanjutnya perlu diingat bahwa Kapolda Metro Jaya selalu mengedepan preventif untuk penyelesaian konflik, karena represif tidak menjadi solusi,

“Karena sudah banyak korban dari keluarga kita, maka sampai kapan hal ini akan berakhir !! Oleh karena itu Polda Metro Jaya mengusulkan ada salah satu treatment untuk menyatukan gardu, sehingga tidak lagi ada wilayah -wilayah yang berkuasa.”tandasnya. Demikian keterangan disampaikan melalui release yang diterima redaktur OPININEWS.ID, Sabtu (27/11/2021) di Jakarta. (Red).

Editor : Ichsan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *