Hubungan Panglima TNI dan KSAD Semakin Solid, Menepis Isu Disharmoni

0
IMG-20220907-WA0026



JAKARTA,Opininews.id,-Hubungan  Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman  semakin solid menepis berkembangnya opini yang beredar diberbagai media massa diduga adanya Isu Disharmoni.

Isu Disharmoni  tersebut langsung ditepis  KSAD Jenderal Dudung Abdurachman yang dengan tegas mengatakan  Isu Disharmoni  yang dihembuskan ke publik tersebut, merupakan opini yang sangat menyesatkan, 

Bahkan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid menyatakan hal yang sama, KSAD Jenderal Dudung sudah berkomunikasi dengan DPR RI terkait dugaan adanya disharmoni tersebut adalah hanya isu.

“Panglima TNI Jenderal Andika sendiri yang juga  telah menjelaskan soal isu tersebut secara langsung dalam rapat bersama Komisi I DPR, Senin (5/9/2022). ” Demikian dikatakan Ketua Komisi 1 DPR RI Meutya Hafid dalam keterangan tertulis, yang telah tersiar diberbagai media massa seperti yang diterima redaktur OPININEWS.ID di Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Lanjut Meutya , dikatakan Panglima TNI Jenderal Andika, bahwa relasi Panglima TNI dan KSAD tak terganggu, keduanya semakin harmonis dalam menjalankan tugas sesuai tupoksinya masing-masing.

“Dari pak Jenderal Andika, kemarin kan beliau hadir menjawab langsung dan  saya rasa juga ke berbagai media massa  beliau sudah menjelaskan hubungan erat sebagai relasi Panglima dan KSAD tidak terganggu tetap terjalin harmonis bahwa keduanya  menjalankan tugas sesuai aturan dan tupoksi masing masing,” ungkap Ketua Komisi 1 DPR RI Meutya Hafid 

Selanjutnya Meutya juga menyampaikan ungkapan KSAD Jenderal Dudung yang membenarkan apa yang dikatakan Panglima TNI Jenderal Andika, bahwa ketidakhadiran Dudung di rapat tak ada kaitannya dengan isu disharmoni, melainkan dirinya ada urgensi tugas negara berangkat ke Lampung.

“Dari KSAD Jenderal Dudung usai rapat dirinya sudah menghubungi kami juga dan menyatakan hal serupa. Beliau minta maaf tidak dapat hadir dalam rapat tersebut, lalu KSAD Jenderal Dudung menjelaskan ketidakhadirannya karena ada urgensi. Beliau harus bertugas berangkat ke Lampung. “Jelas Meutya.

Kedua Jenderal petinggi ditubuh TNI ini memiliki hubungan sangat erat dan semakin baik-baik saja. Dengan demikian, Meutya meminta kepada semua pihak agar tidak  menggulirkan lagi dugaan isu-isu yang menyesatkan dimata publik.

“Dipastikan seluruh matra di TNI tetap semakin solid. “Tegasnya.

Untuk itu, lanjut Meutya dengan tegas adanya dugaan isu ketidakharmonisan antara Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa  dan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman telah ditepis dengan tegas.

Lanjutnya bahkan kedua Jenderal Petinggi TNI  tersebut tetap menjalin komunikasi yang baik secara internal maupun diluar jalur kedinasan.

“Jiwa korsa mereka menjadi pengikat yang sangat kental, karena dari kedua Jenderal Petinggi TNI tersebut, telah tertanam semangat NKRI harga mati, “pungkasnya.

Editor : ( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *