Baznas Bazis Jaktim Santuni 40 Anak Yatim Di Masjid Tertua Al- Makmur Pekayon Kec. Pasar Rebo
JAKARTA, Opininews.id,- Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah mengungkapkan bahwa untuk 40 anak yatim di Pekayon pihaknya menitipkan dana dari Baznas Bazis Jakarta Timur Rp 4 juta. Dengan demikian tiap anak mendapat Rp 100.000,-
“Sedangkan santunan beras tiap anak 5 kg berasal dari pribadi Walikota Anwar,” ungkap Eka Nafisah.
Kemudian Eka Nafisah saat diwawancarai terkait adanya Gerai di Masjid Al Muhyi Kantor Walikota Jaktim oleh sejumlah awak media massa termasuk OPININEWS.ID , Jumat (31/3/2023). Dirinya mengakui bahwa sejak Jumat (31/3/2023 ) Baznas Bazis DKI menambah 1 gerai lagi di Masjid kantor Walikota Jakarta Timur untuk melayani masyarakat membayar zakat , infak dan sedekah.
“Yang sebelumnya sudah ada 7 gerai Baznas Bazis di 7 lokasi perbelanjaan/mall, antara lain di Cipinang Indah Mall, Buaran Mall, Aeon Cakung, dan Lippo Mall Kramat Jati,” ujar Eka Nafisah.
Menurut Eka Nafisah pada Jumat (31/3/2023) kali ini di bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah, Bapak Walikota Jakarta Timur Muhammad Anwar berkunjung ke Masjid Jami Al Makmur yang merupakan masjid tertua di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Lanjut Eka Nafisah selain tujuan bersilaturahim dengan tokoh masyarakat setempat, Walikota Muhammad Anwar juga memberikan santunan kepada 40 anak yatim dengan dukungan dari Baznas Bazis Jakarta Timur, yang secara simbolis diberikan kepada 5 orang anak yatim yang hadir.
Walikota Jaktim, Muhammad Anwar saat itu didampingi Kepala Bagian Kesra Jakarta Timur H Rohmad dan Camat Pasar Rebo Mujiono.
Para Lurah se Kecamatan Pasar Rebo hadir di samping pengurus atau Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masjid Al Makmur dengan Ketuanya Ustadz H Abdur Rohim.
Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaktim Muhammad Anwar mengajak warga Jakarta Timur untuk tetap menjaga kebersamaan dalam memasuki tahun politik ini.
Selanjutnya Walikota M. Anwar berpesan jangan ada perpecahan di antara kita. Jaga kebersamaan dan diharapkan masjid Al Makmur ini bisa menjadi pemersatu umat,
“Beda pilihan itu biasa. Tetapi jangan sampai menjadi masalah dalam perbedaan,” ucapnya.
Mengenai masjid Al Makmur, Walikota mengakui masjid itu termasuk masjid tua di Jakarta Timur yang dibangun tahun 1950. Karena itu Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur akan melestarikannya dan membantu merenovasinya tanpa menghilangkan ciri khas bangunan tua tersebut.
Sementara itu Camat Pasar Rebo Mujiono menangkap pesan Bapak Walikota Muhammad Anwar, bahwa keberadaan masjid Al Makmur ini harus tetap dimakmurkan dengan kegiatan pengajian, majelis taklim, santunan dan lain sebagainya.
Lebih lanjut Camat Mujiono menambahkan bahwa Masjid Al Makmur ini pernah kebanjiran tahun lalu. Namun telah diupayakan oleh Pemprov DKI Jakarta dengan perbaikan turap kali dan pembangunan waduk serta embung, di antaranya waduk Cimanggis.
“Sehingga Alhamdulillah saat ini telah terbebas dari banjir,” pungkasnya.
Editor : (Ichsan).
