Baznas Bazis Jakarta Timur Hasil Pengumpulan ZIS Saat Ini Baru Rp 42,6 Miliar (67,6%), Masih Ada 3 Kelurahan Kurang 60% Dari Target

0
IMG-20230926-WA0042

JAKARTA, Opininews.id,- Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur  Eka Nafisah menyampaikan kepada sejumlah awak media massa termasuk OPININEWS.ID di Kantornya Selasa (26/9/2023). Bahwa sampai saat ini pengumpulan  zakat, infak dan sedekah (ZIS) se Jakarta Tiimur telah mencapai  Rp 42.609.884.662,-. Jumlah itu baru 67,6 % dari target tahun 2023 sebesar Rp 63 Miliar.

Dari rapat evaluasi yang dipimpin Asisten Kesra Setko Jakarta Timur Ahmad Salahudin pekan lalu (19/92023) terdapat 3 kelurahan yang pencapaian ZIS-nya masih kurang dari 60%.

Ketiga kelurahan itu masing masing Kelurahan Pondok Kelapa   baru 52,6% (dari target Rp 128.250.000.-), Kelurahan Utan Kayu Selatan 53,1% (dari Rp 129.750.000,-) dan Kelurahan Pisangan Baru 58% (dari target Rp 60.000.000,-).

“Ketiga kelurahn tersebut kini sudah melakukan upaya nyata, untuk memecahkan masalah itu,” ujar Eka Nafisah.

Lebih lanjut Eka Nafisah menjelaskan  untuk Kelurahan  Utan Kayu Selatan masih proses penyetoran. Diharapkan  Senin ini  akan dikumpulkan para RW.

Untuk Kelurahan Pisangan Baru ada sebagian yang baru menyetor.

 “Dan untuk Kelurahan Pondok Kelapa sudah menyebar proposal ke perusahaan perusahaan  dan pengusaha. Kini masih proses,” jelas  Eka Nafisah.

Selanjutnya mengenai kelurahan yang ZISnya melampaui target Eka Nafisah mengatakan cukup banyak. Yaitu ada 20 dari 65 kelurahan se Jakarta Timur. 

Tiga paling tinggi keberhasilannya yaitu Kelurahan Jatinegara dengan hasil ZISnya Rp 357.818.889,- atau 285,7% dari target.

Disusul Kelurahan Makasar dengan ZIS Rp 132.190.000,- atau 187,5% dan Kelurahan Bale Kambang Rp 72.230.222,- atau 181,7% dari target.

Sementara itu Lurah Pondok Kelapa Rasikin ketika dikonfirmasi membenarkan hal itu.

“Saya kumpulin para donatur dan pengusaha agar bayar zakat dan  infaknya di Kelurahan,” kata Rasikin. November nanti perusahaan perusahaan dan para pengusaha di Pondok Kelapa juga akan dikumpulkan agae tahu hasilnya.

Sedangkan Plt Lurah Jatinegara Hj.Jariyah ketika ditanya Amunisi.co.id menjelaskan sosialisasi ZIS memang beberapa kali dilakukan di kalangan RT/RW maupun perusahaan/CSR.

“Alhamdulillah Pak, ada  4 perusahan yang bantu untuk percepatan penanganan stunting. Saya kordinasikan dan arahkan melalui BAZNAS BAZIS dulu untuk pencatatannya. Barulah  ditransfer ke Puskesmas Kelurahan,” kata Hj Jariyah. Keempat perusahaan tersebut  PT JIEP, PT Kalimantan Prima Persada PT Pama Persada, dan PT Tuah Turangga.

Editor : (Red/Raihan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *