TB Hasanuddin Sebagai Kader Tersinggung Pencabutan Baliho Dan Bendera PDI Perjuangan Di Bali

0
IMG-20231101-WA0003

JAKARTA, Opininews.id, – Politisi senior PDI Perjuangan Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin mengaku tersinggung dengan pencabutan baliho bendera PDI Perjuangan dan baliho Capres – Cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD di Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali.

Pencabutan baliho tersebut dilakukan di sepanjang jalan menuju tiga lokasi kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni Batu Bulan, Kabupaten Gianyar serta di daerah Kota Denpasar, Provinsi Bali.

“Sebagai kader PDI Perjuangan saya merasa tersinggung dengan pencabutan baliho Pak Ganjar dan Pak Mahfud dan bendera yang merupakan lambang kebanggaan kami hanya karena ada kunjungan Presiden ke Provinsi Bali untuk meninjau harga. Aneh kan..?,” kata anggota Komisi I DPR RI kepada sejumlah awak media massa termasuk OPININEWS.ID di Jakarta, Rabu  (01/9/2023).

Kemudian TB Hasanuddin juga mempertanyakan apakah ada aturan yang dilanggar sehingga baliho dan bendera PDI Perjuangan dicabuti..? 

“Perlu juga diingat selama ini Pulau Bali merupakan basis massa PDI Perjuangan jadi wajar-wajar saja bila baliho dan bendera PDI Perjuangan banyak dipasang disana,” tegasnya.

Menurut TB Hasanuddin bahwa dikutip dari berbagai sumber, baliho dan bendera PDI Perjuangan memang sudah terpasang jauh- jauh hari di sepanjang jalan menuju lokasi yang kini dikunjungi Presiden Jokowi ke Bali.

Selanjutnya TB Hasanuddin menegaskan pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait pencabutan baliho dan bendera PDI Perjuangan.

“Yang jelas kami akan selidiki lebih lanjut, apakah pencopotan ini merupakan satu upaya provokasi atau apa. Tentu kami tak akan diam saja,” ujar TB Hasanuddin.

Lanjut TB Hasanuddin perlu diketahui bahwa Kepala Negara melakukan kunjungan ke Bali  diagendakan untuk meninjau secara langsung proses pembelajaran yang ada di SMK Negeri 3 Sukawati.

Selain itu, Presiden Jokowi juga diagendakan untuk meninjau harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Bulan, Kabupaten Gianyar. 

Selanjutnya, Presiden Jokowi juga akan menyerahkan bantuan pangan berupa beras kepada para penerima manfaat yang digelar di Balai Budaya Batubulan, Kabupaten Gianyar.

Mengakhiri rangkaian kegiatan kunjungan kerjanya di Provinsi Bali, Presiden Jokowi akan membuka secara resmi World Hydropower Congress 2023. Acara tersebut digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung. 

Editor : (Ichsan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *