Maklumat Gerakan Rakyat Gugat Pemilu 2024, Dan Makzulkan Jokowi..!!

0
IMG-20240224-WA0139

JAKARTA, Opininews.id, – Pemilihan Umum 2024 telah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 14 Februari 2024 kemarin. Namun sayangnya di tengah pesta demokrasi terbesar bangsa Indonesia, muncul dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif, baik dalam Pilpres maupun Pileg yang mengecewakan Bangsa Indonesia.

Budi Mulyawan, Koordinator dari Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024 menegaskan, bahwa kecurangan itu tidak saja merugikan calon presiden dan Calon legislatif, tetapi jelas merugikan masyarakat Indonesia.

“Ini merugikan masyarakat Indonesia,” kata Budi saat konferensi pers Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024 dihadiri ratusan elemen masyarakat dan awak media massa yang digelar di seputar Jakarta Timur, Sabtu (24/2/2024).

Akibat dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif tersebut, maka lahirlah Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024.

Tio Martha Maryske membacakan langsung maklumat Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024.

“Dari Rakyat, Oleh Rakyat, Untuk Rakyat’, menyatakan, Sehubungan telah terlaksananya Pemilihan Umum tanggal 14 Pebruari 2024, segenap elemen rakyat yang peduli pada kondisi dan masa depan bangsa, menyampaikan beberapa catatan penting untuk menjadi perhatian masyarakat Indonesia terhadap pelaksanaan pemilu 2024 yang diduga penuh kecurangan. 

Menyikapi pelaksanaan, proses dan tahapan pemilu 2024, yang penuh dengan kecurangan, cendrung menghalalkan segala cara serta situasi bangsa yang semakin hari semakit sulit, dengan ini kami menyampaikan hal-hal sebagai berikut :

1. Kecewa dengan Jokowi selaku Presiden RI yang tidak mampu selenggarakan pemilu 2024 yang netral dan jurdil;
2. Kecewa dengan Jokowi selaku Presiden RI yang tidak mampu mengemban amanat reformasi;
3. Kecewa dengan Jokowi selaku Presiden RI yang tidak mampu menegakkan demokrasi malah cendrung mematikan demokrasi;
4. Kecewa dengan Jokowi selaku Presiden RI yang telah mengabaikan moral dan etika dalam mewujudkan ambisi politiknya;
5. Kecewa dengan Jokowi selaku Presiden RI yang tidak mampu membawa bangsa ini yang sesuai diamanatkan UUD 1945;
6. Kecewa dengan KPU dan Bawaslu yang tidak dapat melaksanakan fungsinya malah cendrung menjadi bagian yang terlibat dalam proses kecurangan pemilu 2024;
7. Kecewa dengan tokoh tokoh bangsa yang mendapingi Presiden Jokowi, yang membiarkan Presiden Jokowi melangkah semakin jauh dari cita cita proklamasi kemerdekaan bangsa,” tulis Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024 dalam keterangan resminya kepada Wartawan di Jakarta, Sabtu (24/2/2024). Berdasarkan hal hal sebagaimana yang diuraikan diatas, Kami segenap elemen rakyat menyampaikan “Maklumat Rakyat Gugat Pemilu 2024”, dengan isi Maklumat sebagai berikut:
1. Menolak pemilu curang yang dilaksanakan pada tanggal 14 Pebruari 2024
2. Tangkap dan adili semua pihak yang terlibat dalam kecurangan pemilu 2024
3. Pecat semua komisioner KPU dan Bawaslu terbukti lalai dan gagal melaksanakan konstitusi
4. Mendukung penuh gerakan Mahasiswa dan siap aksi bersama dalam penegakan demokrasi untuk merebut masa depan bangsa yang dirusak oleh Jokowi
5. Mendesak segera DPR RI gulirkan hak angket, makzulkan Jokowi, cabut mandatnya, kembalikan mandat ke rakyat, atas gagalnya menegakkan pelaksanaan pemilu yang jurdil.

“Demikian MAKLUMAT RAKYAT GUGAT PEMILU 2024 ini, Semoga Allah Subhanahu wa ta’ala, Tuhan yang maha Esa meridhoi upaya kita bersama untuk membangun Indonesia sesuai cita cita Proklamasi yang tercantum di dalam Pembukaan UUD 1945.” tandas Tio Martha sebagai salah satu inisiator Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024.

Dalam konferensinpers-nya, Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024 siap menggelar konferensi Pers di 30 Provinsi dengan tema “MAKLUMAT RAKYAT GUGAT PEMILU 2024 Makzulkan Jokowi”.

Selain Budi Mulyawan dan Tio Martha, konferensi pers Gerakan Aksi Rakyat Gugat Pemilu 2024 juga dihadiri oleh Johan Delano, Mba Peggy, Okky dan sejumlah aktivis dari berbagai elemen Masyarakat.

Editor : (Red/Hgn).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *