Ditengah Semaraknya HUT RI Ke 79 Masih Ada Pasutri Warga RW 17 Penggilingan Minta Bantuan Walikota Jakarta Timur Agar Rumahnya Segera Dibedah
JAKARTA, Opininews.id,- Ditengah hiruk pikuk semaraknya memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79 namun siapa sangka masih ada salah satu keluarga Pasangan Suami Istri (Pasutri) Nenek Turoh usia 56 Tahun dan Suaminya Kakek Hidayat usia 70 tahun yang tak berdaya akibat penyakit stroke bersama anak bungsunya yang masih sekolah SMA.
Yang merupakan Warga RT 010/RW 17 di Kampung Jembatan Kelurahan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur sejak 10 tahun tinggal numpang di Gedung Serbaguna Balai Warga RW 17 Penggilingan ini atas dasar belas kasih sayang prikemanusiaan dan kebijaksanaan pengurus RT dan RW setempat.
Nenek Turoh bersama suaminya kakek Hidayat yang masih menderita stroke itu sambil duduk di kursi roda bercerita nasibnya dan seraya memohon bantuan kepada Walikota Jakarta Timur bapak Muhammad Anwar agar rumahnya segera dibedah BAZNAS Bazis Jakarta Timur karena rumahnya jika musim hujan kebanjiran lantaran atap rumahnya bocor hancur berantakan dan juga tidak miliki WC sehingga tidak layak huni.
“Rumah hak milik pribadi saya ini atapnya bocor sering kebanjiran kalau musim hujan dan kondisi rumahnya sempit ukurannya hanya sekitar 30 Meter persegi tanpa halaman serta belum punya WC, dan Masih berantakan pak.., oleh karena itu saya minta mohon bantuan Bapak Walikota Jakarta Timur dan BAZNAS bazis agar segera merehabnya ,”
” Demikian ungkap Nenek Turoh bersama suaminya Kakek Hidayat yang masih menderita stroke ketika ditanya sejumah awak media termasuk OPININEWS.ID di Halaman Gedung Serbaguna Balai Warga RW 017 Kelurahan Penggilingan Kecamatan Cakung Jakarta Timur, Senin (19/8/2024).
Sementara itu mendengar Keluhan Nenek Turoh dan Kakek Hidayat yang menderita stroke tersebut sehingga menggugah Asmawi selaku Ketua RT 010/RW 17 Penggilingan dan Haji Aman Suparman selaku Anggota LMK RW 17 Penggilingan untuk bergerak memberikan dukungan moril ikut membantu menggugah Walikota Jakarta Timur bapak Muhammad Anwar agar rumahnya nenek Turoh segera direhab oleh Baznas bazis Jakarta Timur.
Maka untuk mengetahui kondisi rumahnya yang ditinggalkan kosong selama 10 tahun tersebut, Nenek Turoh mengajak wartawan OPININEWS.ID dan wartawan lainnya untuk meninjau rumahnya bersama Asmawi Ketua RT 010/RW 17 dan H. Aman Suparman Anggota LMK RW 17 dengan menelusuri gang sempit di belakang Gedung Serba Guna RW 17 tampak ukuran rumahnya sekitar 30 M2 tak memiliki halaman walaupun ada penerangan lampu listrik, namun keadaannya sungguh menyedihkan.
Tampak didalam ruangan rumahnya ada dua kamar namun hanya ada kasur di kamar terbesar tanpa perabotan yang sudah kusam karena memang sudah 10 tahun kosong tak ditempati.
Harapannya semoga nanti setelah permohonan program Baznas bazis bedah rumah dikabulkan Walikota Jakarta Timur , segera rumah tersebut dapat ditempati kembali oleh pasangan suami istri atau Pasutri Nenek Turoh dan Kakek Hidayat yang stroke duduk dikursi roda itu bersama anaknya yang bungsu yang masih sekolah SMA.
Adapun Menurut H.Aman Suparman selalu Anggota LMK RW 17 Penggilingan bahwa Berkas permohonan bedah rumah Nenek Turoh sudah disampaikan kepada bapak Deddy Rachman, selalu Kasie Kesra Kelurahan Penggilingan kecamatan Cakung Jakarta Timur,
“Maka kami berharap semoga cepat ditindaklanjuti oleh Walikota Jakarta Timur bapak Muhammad Anwar dan Baznas bazis Jakarta Timur, ” Pungkasnya.
Editor : (Ichsan).
