Wamentrans RI Viva Yoga Kunjungi Balai Transmigrasi Denpasar, Dukung Jadi Etalase Global 

0
IMG-20261008-WA0021

DENPASAR-BALI, Opininews.id,— Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia  (Wamentras RI) Viva Yoga Mauladi kunjungi Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (BPPMT) Denpasar Provinsi Bali, disambut oleh Direktur Pengembangan Kelembagaan Ekonomi Transmigrasi Muhammad Qufal Umaternate, Kepala BPPMT Efi Surmaliningsih, dan para pegawai.Seminyak, Badung, Provinsi Bali, Selasa (6/10/2026).

Kehadiran Wamentrans RI Viva Yoga ke tempat yang biasa disebut dengan balai transmigrasi itu untuk melakukan kunjungan kerja, meninjau perkembangan dan dinamika kinerja balai dan pegawainya.

Dari kepala balai, dirinya mendapat pemaparan terkait rencana pengembangan gedung balai transmigrasi. Gedung dan komplek yang dibangun sejak tahun 1985 itu dirasa perlu disesuaikan dengan dinamika masyarakat dan lingkungan.

Berada di kawasan wisata internasional yang ramai dengan wisatawan dari dalam dan luar, ada keinginan menjadikan balai sebagai etalase global. Untuk itu daya dukung gedung yang ada harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung.

Meski dirancang sebagai kawasan etalase global dan modern, balai yang ada tetap mempertahankan fungsi yang ada, tetap ada demplot, tempat pelatihan, dan lahan penelitian ketransmigrasiaan. Disebut pengembangan gedung balai itu dilakukan secara bertahap.

Mendapat pemaparan menjadikan Balai Transmigrasi Denpasar sebagai etalase global, Wamentrans RI Viva Yoga tentunya sangat  mendukung rencana tersebut. “Rencana yang bagus dan Kita dukung”, ujarnya. Sebagai salah satu balai transmigrasi, selain yang ada di Pekanbaru, Banjarmasin, dan Yogyakarta, balai transmigrasi yang ada di Denpasar memiliki fungsi strategis.

Lanjut Wamentrans RI, Viva Yoga bahwa Balai yang ada di Denpasar disebut mampu menjalankan tugas dan fungsinya sehingga masih adanya keinginan penduduk Bali yang ingin mengikuti transmigrasi, di antaranya dari Gianyar dan Buleleng.

“Kita memberangkatkan transmigran dari Bali terakhir di tahun 2019”, ucap Wamentrans RI Viva Yoga dalam keterangan siaran pers yang diterima. Redaktur OPININEWS.ID di Jakarta, Kamis (8/10/2026).

Menurut Wamentrans RI Viva Yoga bahwa dalam sejarah transmigrasi, disebut Bali merupakan pulau di luar Jawa yang massif mengirimkan transmigran ke berbagai kawasan transmigrasi.

“Transmigran dari Bali sejak program ini dilakukan menyebar ke berbagai kawasan seperti di Lampung, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan”, imbuhnya

Transmigran dari Bali diakui sebagai transmigran yang ulet dan telaten sehingga banyak yang sukses. “Di Lampung banyak transmigran Bali sukses sebagai pengusaha maupun pejabat daerah”, ungkapnya

Dari bukti-bukti kesuksesan transmigran dari Bali, Wamentrans RI, Viva Yoga sangat mendukung balai transmigrasi dikembangkan sebagai etalase global.

“Kita tunjukan kepada dunia, program transmigrasi sukses mensejahterakan masyarakat”, tegasnya.

Menurutnya kawasan transmigrasi tidak hanya berfokus pada sektor pertanian dan perkebunan namun juga ada untuk pengembangan kawasan wisata. “Di Labuan Bajo ada kawasan transmigrasi yang berada di kawasan wisata”, pungkasnya.

Editor : (RED/TKT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *