Kasudin L H Jaktim dan CSR PT United Tractors Tbk Janji Bantu Budidaya Lalat BSF Penghasil Maggot di RW 06 Cakung Barat
JAKARTA, Opininews.id;-Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur (Kasudin LH Jaktim) Herwansyah, SKM,didampingi Pengawas lapangan LH Kecamatan Cakung, Yulisusanti beserta staff jajarannya, Kamis (25/3/2021) meninjau budidaya Tentara Lalat Hitam atau lebih di kenal dengan istilah Lalat BSF (Black Solder Flies) yang dapat menghasilkan Larva / Ulat Maggot pemakan sampah organik milikLetkol (Purn) TNI Suwardi, Ketua RW 06 Cakung Barat, bertempat di Gubuklarva Komplek TNI AD 1 RT.02 / RW.06 Cakung Barat Jakarta Timur.
Turut hadir dalam kesempatan itu Rohman Alif Wibisono, bagian CSR Perwakilan dari PT. United Tractors Tbk sebagai Sponsor pendukung Budidaya ternak Lalat BSF penghasil larva Maggot.
Dalam peninjauannya ke Gubuk Larva tempat budidaya ternak Lalat BSF penghasil Larva Maggot tersebut Kasudin LH Jaktim Herwansyah, SKM, sangat terkesan dengan pengelolanya Akbareza Saiditiyansyah S.kom yang menjadi pelopor pengerak anak-anak muda karang taruna untuk ikut mengembangkan usaha budidaya ternak lalat BSF penghasil larva Maggot.
“Saya datang ke Gubuk Larva milik Letkol (Purn) TNI Suwardi, Ketua RW 06 Cakung Barat yang juga dikelola oleh anaknya generasi muda S.kom ini, merasa bangga dan sangat mengapresiasi sekali, karena yang mengelolanya muncul anak-anak generasi muda,”
Demikian dikatakan Herwansyah Kasudin Lingkungan Hidup (L H) Jaktim kepada OPININEWS.ID saat diwawancari seusai meninjau dan memberikan presentasi tentang budidaya Larva Maggot tersebut.
Selain itu Kasudin L H Jaktim Herwansyah juga menganjurkan kepada Pemilik usaha Gubuk Larva, Letkol (Purn) TNI Suwardi, Ketua RW 06 Cakung Barat dan pengelolanya budidaya Lalat BSF, Akbareza Saiditiyansyah S.kom untuk segera berkirim surat mengajukan permohonan permintaan Germor (Gerobak Motor) dan mesin pencacah sampah kepada Plt Lurah Cakung Barat yang kemudian nantinya surat permohonan tersebut akan di teruskan dan terima serta direalisasikan oleh Sudin LH Jakarta Timur.
“Karena kami dapat merealisasikan permintaan itu atas dasar pengajuan harus dari masyarakat lewat RW terus ke Lurah,” ucap Herwansyah.
Menurut Kasudin LH Jaktim, Herwansyah, bahwa dirinya sudah mengetahuinnya telah terbukti dengan budidaya peternakan lalat BSF penghasil ulat Magot itu, selain mampu me-reduce atau mengurangi sampah organik sampai 40% dilingkungan setiap RW, juga menghasilkan Larva/ Ulat Magot untuk pakan ternak ikan dan unggas serta kotorannya menghasilkan kompos untuk pupuk organik multiguna yang memiliki nilai jual cukup tinggi sehingga ditengah- tengah dalam suasana covid 19 ini, masih bisa mengangkat perekonomian masyarakat.
Selanjutnya Kasudin LH Jaktim Herwansyah mengharapkan agar disetiap RW ada 4 peternakan lalat tentara hitam penghasil Ulat Magot. “Sekarang ini baru ada 83 peternakan lalat BSF penghasil Larva Magot di Jakarta Timur,” ucap Herwansyah.
Lebih lanjut Herwansyah menjelaskan bahwa di seluruh Jakarta Timur ada 710 RW. Dengan demikian disetiap RW harus ada 4 peternakan lalat BSF penghasil ulat magot maka seluruh Jakarta Timur akan ada 2.840 lokasi peternakan lalat BSF.
Lanjutnya dengan demikian akan ada kegiatan yang bernilai ekonomi sakaligus mampu mengurangi sampah. Apa lagi bila ada bank sampah di tiap RW yang dapat mendaur ulang sampah non organik maka masalah sampah lebih teratasi dengan menghasilkan manfaat.
“Saya minta kepada pemilik Gubuk Larva, Letkol (Purn) TNI Suwardi dan anak muda pengelolanya Akbareza Saiditiyansyah S.kom, terus lanjutkan apa-apa yang sudah direncanakannya dengan tetap berkolaborasi bersama Pemkot Jakarta Timur yang akan selalu mendampingi dalam bentuk apapun, nanti kita lihat dalam perjalannya kedepannya.” Jelasnya.
Sementara itu Wakil dari CSR PT. United Tracktors Tbk, Rohman Alif Wibisono mengatakan bahwa bentuk kepedulian kami dari CSR PT. United Tracktors Tbk awal mulanya itu di Posyandu dan Poswindu di wilayah Cakung Barat ini, ada 10 RW dan 20 Posyandu.
Lanjut Rohman Alif Wibisono di RW 06 Cakung Barat ini, merupakan salah satu binaan kami dalam pemenuhan Posyandu itu, dengan membuat tanaman Hydroponik dan budidaya ikan lele sistim Bioflog seperti dikatakan pak RW 06, Letkol (Purn) TNI Suwardi gayang belum bersambut padahal program sudah kita berikan dan para kader Posyandunya pun sudah diberikan pelatihan yang bekerjasama dengan polunter dokter dipimpin Dokter Dani Ferdian salah satu pemenang Awords Astra khusus Untuk Gizi dari Bandung,
“Namun gayung belum bersambut semua program kegiatan di Ring Satu selama 2 tahun tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya. Maka kami dari CSR PT.United Tracktor Tbk mencoba beralih ke Budidaya Lalat BSF penghasil larva Magot di Gubuk Larva milik Ketua RW 06, Letkol (Purn) TNI Suwardi,” imbuhnya.
Selanjutnya Rohman Alif Wibisono menerangkan Budidaya Ternak Lalat BSF penghasil ulat Magot ini adalah implementasi pembentukan Bank Sampah, jadi pada saat Bank Sampah Non Organik yang kering itu di RW 10 ada 2 yaitu : Bank Sampah Handayani dan Bank Sampah Cendana, Nah sedangkan untuk mengatasi malah pengolahan Sampah Rumah Tangga Alhamdulillah kita bisa menjalin kerjasama dengan Ketua RW 06 Cakung Barat dalam program budidaya Lalat BSF penghasil Ulat Magot pemakan sampah organik.
“Kami dari CSR PT United Tractors Tbk Insya Allah dalam waktu dekat ini akan membantu pengembangan Kandang Larva Magot nya, walaupun pada awalnya kita sebetulnya akan membantu peralatan namun sesuatu yang lebih utama, maka sementara ini kita bantu pengembangan kandang Magotnya,” ujar Rohman Alif Wibisono selaku bagian CSR PT.United Tractors Tbk.
Sementara itu Ketua RW 06 Cakung Barat, Letkol (Purn) TNI Suwardi mengatakan sesuai program Pemerintah DKI Jakarta dengan berdasarkan Pergub Nomor 77 tahun 2020 tentang pengurangan Sampah Lingkungan melalu Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Timur. Maka dengan ini, kami mengajak RW -RW lainnya di wilayah Cakung Barat, Kecamatan Cakung Jakarta Timur agar membuat kegiatan serupa berternak Maggot untuk mengurangi masalah sampah.
“Dengan Gubuk Larva usaha yang saya jalankan ini, selain menghasilkan Larva Maggot yang dapat dijual untuk pakan ternak ikan dan unggas juga berhasil mengurangi sampah organik 30 sampai 40 persen dilingkungan RW 06 ,” kata Letkol (Purn) TNI, Suwardi yang juga sebagai Ketua DKM Masjid Al Hasanah RW 06.
Selanjutnya Letkol (Purn) TNI, Suwardi sebagai Ketua PAC PEPABRI Cakung, dirinya menghimbau kepada para purnawirawan ABRI, agar mau ikut juga menggeluti bisnis ternak Lalat BSF penghasil Larva Maggot yang multiguna tersebut, karena iapun telah merasakan hasilnya pertamakali produk Maggot sekitar 150 -300 kg per minggu.Harga jual maggot Rp 7.000,- sampai Rp 8.000,- per kg.
“Dengan lalat BSF penghasil larva Maggot ini saya juga dapat menghasilkan kompos dari kotorannya untuk dijadikan pupuk tanaman,” tutur Letkol (Purn) TNI Suwardi.
Sedangkan Pengelola Gubuk Larva Akbarreza menambahkan setelah berjalan 6 bulan sekarang terasa kebutuhannya yang paling utama selain kandang Maggot juga kebutuhan alat gerobak motor untuk mengambil sampah dan mesin pencacah sampah organik.
“Saya ucapkan terima kasih dan Syukur Alhamdulillah karena telah direspon dengan baik oleh Sudin LH Jaktim dan CSR dari PT. United Tractor Tbk yang telah peduli kepada peternakan Maggot di Gubuk Larva ini dan saya merasa terbantu oleh para pemuda anggota Karang Taruna Cakung Barat banyak yang berminat berternak Maggot dan selalu terlibat dalam setiap kegiatan lingkungan hidup tersebut.”pungkasnya. (Muh Raihan Abr)
Editor : Ichsan


