Adian Radiatus : Takutkah Oligarki Dengan Anies Baswedan ?
JAKARTA, Opininews.id,- Pengamat Sosial Politik (Sospol) Adian Radiatus yang juga sebagai Aktivis Tionghoa menyampaikan pendapatnya terkait tentang ada banyak berseliweran diberbagai medsos yang dilontarkan oleh kalangan pendukung Anies bahwa kelompok Oligarki merasa takut bila Anies Baswedan memenangkan kontestasi pilpres 2024 ini.
“Saya katakan hal itu sebuah pernyataan yang sangat dangkal dan terlalu berlebihan alias Lebay, tentunya ditinjau dari perspektif kapasitas Anies sendiri,” Ucap Aktivis Tionghoa Adian Radiatus dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaktur OPININEWS.ID, di Jakarta, Selasa (9/1/2024).
Lanjut Adian Radiatus seperti yang publik mahfum bahwa pencapresannya saja sudah menimbulkan masalah di internal Partai Nasdem dimana banyak pengurus terasnya sampai mengundurkan diri karena tahu persis cara berpolitik Anies.
Menurutnya tercermin pula karakternya Anies terhadap Partai Demokrat khususnya AHY, dengan ringannya melarikan diri dari komitmen ajakannya untuk menjadi cawapres. Pengecut dan pencundang adalah sebutan yang pas kiranya.
“Begitupun sikapnya terhadap Prabowo apalagi ketika debat capres yang lalu, gaya dan sikap ‘sontoloyo’ dari orang yang tak tahu diri dan tak tahu malu penjilat ludah sendiri,” ujar pengamat Sospol Adian Radiatus
Lanjutnya kini dengan postur mental kepribadian demikian ingin dihadapkan dengan kelompok oligarki yang selama puluhan tahun telah turut berkontribusi dalam pembangunan ini adalah bagaikan mimpi di siang bolong.
Lebih lanjut Adian Radiatus mengungkapkan bahwa memang tak pelak adanya oligarki jahat dan busuk sebagaimana ada pada tataran kelompok manusia lainnya, namun Anies pasti tak punya nyali untuk melakukan tindakan konkrit. Hanya retorika seperti biasanya.
Dengan kata lain apa perlunya oligarki takut dengan Anies, tapi yang pasti sebagaimana sebagian besar bangsa ini yang khawatir bila tipikal karakter, jiwa dan cara berpikir Anies terhadap pembangunan negeri ini hanya akan menghasilkan kerusakan kehidupan rakyat secara luas apalagi ditopang kelompok pemakai politik identitas yang sangat intoleran itu.
Lagi pula sesungguhnya Anies boleh dibilang hanyalah peserta tambahan saja dalam Pilpres ini, namun koar-koar dirinya dan orang-orang pendukungnya kadang demikian terasa bringas dan cenderung tak beretika, hingga sampai perlu diingatkan…mas Anies…mas Anies.
“Jadi harul yakin tak ada sedikitpun oligarki cinta negara akan takut apalagi gentar dengan seorang Anies yang mengaku anak bangsa Indonesia tapi perilaku tak ksatria dalam banyak tampilannya yang mencerminkan ambisius pribadi semata,” tandasnya.
Editor : (Red/AR).
