Ratusan Relawan Jarwo Center Dukung Ketegasan Bawaslu Tegakkan Aturan Pemilu Pada Gibran
JAKARTA, Opininews.id,- Jejaring relawan Jarwo Center bersama ratusan masyarakat generasi muda milenial Jakarta memberikan dukungan terhadap Bawaslu DKI Jakarta dalam menegakkan aturan Pemilu 2024 di wilayah Ibukota Jakarta.
Hal itu terkait ketegasan Bawaslu dalam memutuskan Cawapres Gibran Rakabuming Raka yang diduga telah melanggar Peraturan Gubernur No 12 Tahun 2016, soal bagi-bagi susu gratis di area car free day (CFD) Jakarta.
“Sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi budi pekerti, kami juga mendorong Bawaslu untuk berani memberi sanksi jika Gibran terbukti melanggar,” kata Ketua Umum Jarwo Center Budi Mulyawan, yang akrab disapa Cepi, saat menggelar Nobar film “Budi Pekerti”, di Cinepoli, Jakarta Timur, Jumat (5/01/2024).
Ratusan relawan Jarwo Center yang gencar menggelar Nobar film “Budi Pekerti” di berbagai wilayah untuk memenangkan pasangan Capres dan Cawapres Ganjar-Mahfud, kata Cepi, sangat mengapresiasi tindakan Bawaslu karena identik menjaga nilai-nilai budi pekerti yang yang merupakan karakter budaya luhur masyarakat Indonesia. Termasuk, dalam berdemokrasi di Pilpres 2024 ini.
“Jangan sampai karena sikap arogan berkuasa, sehingga hukum dan aturan dilanggarnya dengan disepelekan atau seolah diinjak-injak, ” tegas Cepi.
“Oleh karena itu, warga Jakarta harus tetap kritis. Jangan gentar dituding nyinyir, sementara telah kita ketahui nabrak MK yang merupakan lembaga negara paling terhormat tidak merasa bersalah, apalagi nabrak yang dibawahnya,” imbuh Cepi.
Seperti diketahui, Bawaslu Jakarta Pusat memanggil dan mengklarasi tindakan Cawapres Gibran Rakabuming Raka bagi-bagi susu di area CFD yang dianggap kampanye terselubung di area yang diatur Pergub No. 12 Tahun 2016, melarang area CFD untuk kegiatan kepentingan politik.
Kendati Gibran menolak keras dirinya bagi-bagi susu dianggap kampanye, namun Bawaslu tetap memutuskan melanggar Pergub.
Sementara itu, suasana Nobar di Jakarta Timur, yang dihadiri ratusan massa didominasi milenial gen Z nampak diwarnai heroisme anak anak muda dan belia.
Menjelang dan usai Nobar, peserta meneriakan yel yel “Ganjar-Mahfud menang satu putaran..!!
“Kita yang milenial dan gen Z tidak mendukung Capres/Cawapres yang tidak memiliki budi perkerti juga tidak percaya lagi survei-survei bayaran. MK aja diakali, apalagi angka survei,” kata Ketua Jarwo Mania (Milenial), Fandi Lesmana saat ditemui sejumlah awak media termasuk OPININEWS.ID di Kantor Jarwo Center Cijantung Jak-Tim, Selasa (9/1/2024).
Sambungnya lucu dan anehnya lagi, rakyat masih diculasin juga disuruh percaya survei, PDIP elektabilitasnya tertinggi dibanding partai lain. Tapi, Paslon Capres Ganjar-Mahfud posisi terendah. Ini sudah jelas survei akal-akalan, supaya Caleg PDIP tidak marah, karena enggak ada dalam logikanya partai menang, tapi capres dan cawapresnya yang diusung kok dikalahkan,” pungkas Fandi Lesmana ketua Jarwo Mania (Panpel Nobar Millenial), mengkritisi.
Editor : (Red/Cepi).
