Baznas Bazis Jakarta Timur Tahun 2024 Telah Melakukan Program Bedah Rumah Mencapai 214 Rumah Duafa

0
IMG-20241130-WA0018

JAKARTA, Opininews.id, – Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Napisah ketika ditanya oleh sejumlah awak media termasuk OPININEWS.ID di Kantornya Jakarta, Jumat (29/11/2024) terkait program bedah rumah tahun 2024 ini yang kebetulan bertepatan dengan masih dalam suasana warga Jakarta menunggu hasil real Count KPU Pemilihan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta.

Menurut Eka Nafisah menjawab pertanyaan beberapa  awak media bahwa  Baznas Bazis Jakarta Timur tahun 2024 ini telah melakukan sebanyak 161 bedah rumah duafa dengan biaya Rp 8.855.000.000,-  dan merenovasi 53 rumah duafa lainnya dengan biaya Rp 885.500.000,-  di 10 kecamatan se Jakarta Timur.

“Dengan demikian di tahun 2024 ini, total seluruh rumah duafa yang diperbaiki oleh BAZNAS Bazis Jakarta Timur telah mencapai 214 rumah duafa,” ujar Eka Nafisah.

Sedangkan disinggung  mengenai  bantuan  untuk korban kebakaran 68 rumah di RT 05/RW 01, Rawa Bunga, Jatinegara  Minggu (26/11/2024) baru -baru ini, Eka Nafisah  menjelaskan Baznas Bazis Jakarta Timur  telah menyurvei ke lapangan  untuk.menentukan  bantuannya.

“Sudah kami laporkan kepada Walikota Jakarta Timur l  Kini sedang dijadwalkan,” ucap Eka Nafisah.

Sebelumnya  Anas Abi Anzah dari Seksi Distribusi dan Pendayagunaan Baznas Bazis Jakarta Timur, menyebutkam  rumah duafa yang selesai dibedah sudah banyak.

“Di antaranya rumah Bu Ningsih di RT 01/01 Kelurahan Kayumanis,  Kecamatan Matraman dan satu rumah warga Pekayon, di Jl Sawi, RT 04/01,” Imbuhnya.

Sesuai laporan Anas  tersebut Eka Nafisah optimis  Desember mendatang sisa 21 bedah rumah yang dalam proses telah selesai semuanya untuk ditempati kembali.

Selanjutnya  pada hari Minggu (26/11/2024) sore lalu OPININEWS.ID beserta rekan media lainnya usai meliput kebakaran di Rawa Bunga Kecamatan Jatinegara  terus  meninjau rumah Ningsih warga duafa di RT 001/01 Kelurahan Kayumanis.

Rumah di gang kecil itu tampak baru dengan cat tembok warna kombinasi hijau dan kuning dengan Lisplang motif gigi balang khas Betawi. Pintu dan kusen warna putih  bangunannya terlihat sangat kokoh.

“Saya ucapkan berterimakasih kepada Walikota Jakarta Timur dan Baznas Bazis Jakarta Timur serta kelurahan yang membantu rumah saya bisa jadi begini, sebelumnya kondisi rumah saya sangat parah kalau hujan banyak  bocor – bocor sehingga banjir dalam rumah,” ungkap Nenek Ningsih pensiunan perawat yang ditemani 3 orang cucunya.

Lebih lanjut Nenek Ningsih menjelaskan rumah dan tanahnya warisan dari orang tua. Dirinya hanya kebagian lahan 15 m2. “Makanya rumahnya ditingkat, Jadi pas 30 m2 atas dan bawah,” ujar Nenek Ningsih

Menurut Nenek Ningsih disebelah kanannya rumah adiknya catnya juga sama karena adiknya telah lebih 2 tahun yang lalu juga hasil bedah rumah Baznas Bazis.

Kemudian Pekan lalu OPININEWS.ID bersama media lainnya telah meninjau rumah Nenek Turoh di RT 10/RW 17 Penggilingan. Ternyata belum ditempati, padahal kondisinya sudah bagus. Karena selesai dibedah rumah oleh Baznas Bazis Jakarta Timur pada bulan Oktober 2014 yang lalu.

“Sementara ini belum saya tempati pak..karena belum ada airnya dan listriknya masih nyambung ke tetangga sebelah rumahnya. Padahal kami sudah daftar ke PAM Jaya dan PLN ,” Pungkas Nenek Turoh yang juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membuat rumahnya menjadi kokoh dan layak huni. Termasuk juga kepada Walikota Jakarta Timur dan Baznas Bazis Jakarta Timur.

Editor : (Red/Raihan).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *